Pamekasan, (Media Madura) – Inilah yang bisa dilakukan oleh warga untuk mencegah penularan demam berdarah dengue (DBD) khususnya yang tinggal di daerah rawan.

Kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pamekasan Moh. Rusdi Saleh, warga perlu menggalakkan pemberantasan sarang nyamuk (PMS) melalui menutup, menguras, dan mengubur (3M) tempat-tempat yang digenangi air. Apalagi perubahan cuaca cenderung tidak menentu.

“Ingat 3M yaitu menutup, menguras dan mengubur, itu cara mencegah mewabahnya DBD,” katanya, Jumat (9/3/2018).

Selain itu jika sudah masyarakat sudah mengalami panas yang tidak jelas penyebabnya, warga segera berobat. Tanda-tanda panas dan menggigil serta bintik-bintik merah harus cepat diperiksa, jangan sampai terlambat.

“Kami sarankan segera ke puskesmas terdekat untuk mengambil abate. Kami sediakan abate untuk warga secara gratis,” tambah Rusdi.

Virus tersebut, jika terjadi di suatu wilayah, maka berpotensi menyerang orang terdekat. Karena itu, setiap warga harus membiasakan diri dengan hidup sehat. Sebab jika tidak tertolong, risikonya cukup besar, bisa mengakibatkan kematian.

”Nyamuk tidak mungkin berkembang biak di tanah. Harus ada wadah. Makanya, wadah apa pun yang digenangi air dibersihkan. Termasuk, sampah-sampah harus dikubur,” harap Rusdi.

Reporter: Rifqi
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan