Bangkalan, (Media Madura) – Jatah beras sejahtera, dulu bernama raskin, untuk Kabupaten Bangkalan tahun 2018 sebanyak  11.229.000 Kg atau11.229 ton.

Beras ini jatah untuk 93.575 warga tidak mampu yang tersebar di 281 Desa dan Kelurahan. Artinya setiap keluarga akan mendapat jatah 10 kilogram perbulan. Atau 120 kilogram setahun.

Bila dibanding tahun-tahun sebelumnya, jatah beras ini berkurang 5 kilogram. Dari biasanya 15 kilogram menjadi 10 kilogram. Meski berkurang, sebagai gantinya, pemerintah memastikan jatah 10 kilogram itu gratis dan warga tak perlu menebus seperti sebelumnya.

“Sejak tahun ini 10 Kg, tapi gratis. Kalau dulu 15 Kg pakai tebusan,” kata Kabid Pemberdayaan Sosial, Didik Yanuardy.

Menurut Didik, SKPD penyalur bantuan beras pun berubah. Dulu ditangani Bidang Perekonomian, mulai tahun ini dibawah kendali Dinas Sosial.

“Tercant Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 511.1/KJ kepada bupati/walikota tentang pelaksanaan program rastra,” ujar Didik.

Sementara itu, Wakasub Bulog Divre XII Madura. Husin, memastikan warga penerima bantuan akan mendapat beras kualitas medium, sehingga sangat layak dikonsumsi.

“Tapi, kalau nantinya ada aduan tidak layak, akan kami ganti,” ungkap dia.

Penulis : Mukmin Faisal
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan