Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Mohammad Sahur

Pamekasan, (Meda Madura) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, meminta agar Dinas Kesehatan (Dinkes) proaktif mengawasi lima kecamatan yang masuk ketegori endemis demam berdarah dengue (DBD).

Dikatakan oleh Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan, Mohammad Sahur, untuk mengatasi persoalan itu maka Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait harus segera melakukan langkah-langkah, mengingat penyakit tersebut sangatlah berbahaya.

“Ya saya minta Dinkes segara melakukan upaya pencegahan, khawatir menyebar ke daerah lain,” katanya, Rabu (7/2/2018).

Upaya itu, tambah Politikus Partai Persatuan Pembengunan (PPP) ini, Dinkes melakukan pengasapan agar jentik nyamuk penyebar penyakit tersebut mati.

“Lakukan fogging agar tidak bertambah penderita DBD, apalagi sekarang musim hujan,” tamba Sahur.

Sementara Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan Moh. Rusdi Saleh mengatakan, instansinya saat ini tengah fokus melaksanakan sosialisasi pencegahan penyakit dimaksud.

“Kami sudah memberikan perhatian terhadap wilayah endemis DBD. Ada lima kecamatan yang masuk kategori endemis DBD disini (Pamekasan),” katanya.

Lima kecamatan tersebut yakni, Kecamatan Tlanakan, Pademawu, Palengaan, Pasean, dan Kecamatan Kota Pamekasan. Tidak menutup kemungkinan daerah lain juga tetap diperhatikan.

Reporter: Rifqi
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.