Pamekasan – Dalam rangka pembinaan personel dan keluarga Kodim 0826 Pamekasan, bertempat di Aula Makodim Jl. Letnan Maksum No 12 Kelurahan Lawangan Daya Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan dilaksanakan Penyuluhan Hukum Dan Bintal Terpadu, Kodim 0826 Persit KCK Cabang XLV dan Jajaran Triwulan I Tahun 2018.

Acara tersebut di ikuti sekitar 139 peronel yang terdiri dari Militer, PNS, Anggota Persit KCK Cabang XLV.

Kegiatan tersebut dengan pemateri Mayor CHK Yudha Nanggar Hariyanto SH yang kesehariannya menjabat Kasi Tuud Kumdam V/Brawijaya dan Kapten Inf Ainul Yakin Pabintal Kodam V/Brawijaya

Dalam sambutannya, Dandim 0826 Pamekasan Letkol Inf Nuryanto menyampaikan ucapan syukur kehadirat Allah SWT, pada kesempatan ini alhamdulillah Kodim 0826/Pamekasan mendapatkan kehormatan kedatangan Tim Penyuluhan Hukum dan Bintal Terpadu, dimana kegiatan ini sangat positif agar para prajurit dapat mengetahui tentang pengetahuan hukum yang bisa dijadikan pijakan dalam bekerja.

“Dengan adanya acara ini, para prajurit agar aktif untuk bertanya tentang hal-hal yang berkaitan dengan masalah hukum yang belum diketahuinya, baik hukum pidana atau perdata agar para prajurit tidak buta hukum sehingga bisa selalu berhati – hati dalam bertindak baik di lingkungan masyarakat atau bertugas sebagai prajurit TNI,” katanya.

Dalam hal hukum, kata dia, anggota TNI harus peka dan jeli karena apabila prajurit terjerat dalam kasus hukum akan berdampak luas baik kepada institusi TNI itu sendiri, keluarga dan lingkungan masyarakat, untuk itu dengan adanya program tersebut diharapkan bisa membantu mengurangi pelanggaran yang ada di satuan.

“Semoga adanya kegiatan ini bisa menambah wawasan ilmu hukum dan agama serta bisa merubah hal yang buruk bisa menjadi baik,” paparnya.

Sementara itu penyuluh Hukum Mayor CHK Yudha Nanggar Hariyanto SH menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk membina Prajurit, PNS dan keluarga jajaran Kodim 0826 Pamekasan agar taat hukum.

“Di Indonesia tidak ada yang kebal hukum, semua berkewajiban untuk saling mengingatkan baik yang bersentuhan dengan hukum atau masalah yang lain guna mengurangi angka pelanggaran yang ada di satuan. Apabila Prajurit, PNS dan keluarganya sudah sadar hukum maka tidak akan terjadi pelanggaran,” ujar Mayor CHK Yudha Nanggar Hariyanto dalam materinya.

Pada sesi kedua, Pabintal Kodam V Brawijaya Kapten Inf Ainul Yakin menyampaikan bahwa Sebagai Prajurit dan PNS harus mewujudkan kebahagiaan dalam rumah tangga, karena itu adalah suatu amanah.

“Dengan keluarga yang harmonis mawaddah warahmah karena itu akan menunjang keberhasilan dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya

Berhubungan dengan masalah keluarga dan perkembangan anak, seperti contohnya pengaruh globalisasi di era digital saat ini, smartphone sangat berpengaruh pada perkembangan anak yang akan berakibat kecanduan, lama – lama menjadi penyakit yang bisa mengganggu sarafnya.

“Media komunikasi HP saat ini sangat bisa merubah dan mempengaruhi perkembangan jiwa dan pikiran si anak, dalam hitungan detik anak kecil maupun remaja bisa dengan mudah membuka fitur – fitur terlarang yang ada di hp dan apabila hal itu diabaikan nanti kita sendiri yang rugi,” paparnya.

Pengaruh lingkungan masyarakat bisa menjadi faktor utama, awal anak – anak bergaul melihat hal yang baru dari luar rumah dan mereka bisa menirukan dan tidak tahu apa itu hal baik atau buruk.

Sudah banyak kasus – kasus yang dilakukan anak maupun remaja yang terkadang di luar nalar, seperti pembunuhan, pemerkosaan dan lain – lain, semua itu bisa terjadi karena faktor kelalaian kita sebagai orang tua dalam memperhatikan perkembangan anak.

Kami mengharap bisa membina rumah tangga dengan baik, bisa membina hubungan dengan masyarakat dan bisa memberi contoh serta wajib menumbuhkan jiwa nasionalisme yang tinggi kepada anak – anak kita, dilingkungan sekitar agar kita sukses dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Rilis

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.