Ilustrasi perbaikan jalan di Kabupaten Pamekasan (dok/MM).

Pamekasan, (Media Madura) – Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur hingga akhir Februari, masih banyak yang belum menyelesaikan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA). Akibatnya, pembangunan infrastruktur terancam amburadul.

Kepala Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (LPBJ) Sekretariat Daerah (Setkab) Pamekasan Basri Yulianto mengakui bila sampai saat ini sebagian OPD memang belum menyetor DPA. Sehingga, lelang belum bisa dilakukan.

“Ya sebagian belum setor (DPA) itu, tapi ada yang sudah mulai dilelang,” katanya, Munggu (26/2/2018).

Namun, Basri optimis, realisasi proyek akan berjalan lancar, tidak seperti tahun lalu yang menyisakan banyak tunggakan. Alasannya, masih awal tahun dan beberapa proyek sudah dilelang.

”Insya Allah akan lebih baik dari sebelumnya,” tambahnya.

Idealnya, bulan kedua seluruh proyek fisik sudah dilelang. Sebab, pencarian pemenang tender itu butuh waktu lama. Mengaca pada tahun sebelumnya, lelang bisa menghabiskan waktu sebulan. Bahkan, bisa lebih dari sebulan jika prosesnya terdapat kendala. Misalnya, terjadi gagal lelang atau tidak ada rekanan yang berminat.

”Kalau bulan dua belum dilelang, lalu kapan yang akan dikerjakan,” tegas anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupeten Pamekasan, Moh Ali.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.