Legislator Ini Sayangkan Kejadian Santri Rombongan Pingsan Akibat Vaksin Difteri

Puluhan siswa mengalami mual dan sakit kepada setelah disuntik vaksin difteri

Pamekasan, (Media Madura) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur menyayangkan kejadian inunisasi vaksin difteri yang menyebabkan puluhan santri rombongan masuk rumah sakit.

Diketakan oleh Harun Suyitno, kejadian itu saat ini menjadi perhatian semua kalangan, apalagi beberapa waktu yang lalu Komisi IV DPRD Pamekasan menemukan obat-obatan yang sudah kadaluarsa di sebuah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

“Secara kelembagaan saya sangat menyayangkan kejadian perihal tersebut, tapi kalau persoalan kesehatan merupakan wewenang Komisi IV,” katanya, Minggu (11/2/2018).

-Advertisement-

Anggota Fraksi PAN-Sejahtera itu berharap, kejadian itu bukanlah akibat obat-obatan yang kadaluarsa atau bahkan kelalaian petugasnya.

“Semoga diberikan jalan atas musibah luar biasa itu,” tambah Harun.

Sebelumnya, sebanyak 30 siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Falah Sumber Gayam Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, harus dilarikan ke rumah sakit, karena mengalami sakit kepala dan muntah-muntah setelah sehari sebelumnya, Sabtu (10/2/2018) kemarin, diberi vaksin difteri.

Pemberian vaksin difteri dengan cara disuntikkan yang dilaksanakan oleh pihak Puskesmas Kadur di lembaga itu.

Sebagian siswa yang sudah tidak sadarkan diri itu dilarikan ke Puskesmas Kadur, Larangan. Bahkan ada yang dilarikan ke RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo Kabupaten Pamekasan.

Reporter: Rifqi
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.