Polisi menunjukkan kunci T yang digunakan pelaku pencurian dan hasil barang bukti kejahatan, Jumat (9/2/2018). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Dua pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Sampang. Berbagai cara dilakukan pelaku dalam aksinya.

Kedua pelaku adalah Ahmad Riski Efendi (17) warga Desa Srambah, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, dan Rifqi Rizal (20) warga Desa Sawah Tengah, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang.

Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman, mengungkapkan pelaku Rifqi Rizal nekat mencuri mobil Suzuki APV nopol B 1867 OB milik Mayvita Nabila Kurniadi (35), di wilayah Kecamatan Omben pada Jumat (26/1/2018) kemarin.

Cara pelaku cukup cerdik, yakni sebelum kejadian pelaku berpura-pura meminjam mobil berwarna hitam itu kepada korban. Pelaku memanfaatkannya untuk menduplikat kunci.

“Korban dengan pelaku masih ada hubungan keluarga, modusnya menduplikat kunci mobil korban, pelaku ditangkap di Tambak Mayor Surabaya saat hendak bertransaksi menjual kendaraan,” kata Budi, Jumat (9/2/2018) pagi.

Sedangkan, untuk pelaku Ahmad Riski mencuri kendaraan sepeda motor Honda Vario nopol M 4273 PE milik Moh Ismail (33), di Jalan Panglima Sampang pada Sabtu (3/2/2018) kemarin dengan cara menggunakan kunci T.

“Pelaku melihat situasi dan korban lengang memarkirkan kendaraannya langsung digasak, namun pelaku keburu diketahui dan dikejar warga, saat ini ada rekan pelaku masih DPO inisial N (23) warga Omben,” ungkapnya.

Kapolres Sampang itu menjelaskan, dari pengakuan pelaku sudah dua kali melakukan pencurian kendaraan di Sampang. Hasil pencuriannya untuk kebutuhan sehari-hari.

“Barang bukti hasil kejahatan sudah diamankan yaitu kendaraan motor Honda Vario, mobil APV, STNK, kunci T, kunci duplikat, dan kunci asli,” terangnya.

Budi berpesan agar masyarakat wilayah hukum Sampang untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap pelaku kriminal. Meski ada hubungan keluarga sekalipun, pelaku akan nekat memanfaatkan kesempatan.

“Ini juga bagi masyarakat yang sering lengang memarkirkan kendaraan diluar tanpa ada pengawasan seperti CCTV,” imbuhnya.

Saat ini pelaku masih ditahan guna penyidikan lebih lanjut. Kedua pelaku dijerat pasal 363 ayat 2 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.