Pelaku Penganiayaan Guru Dikenal Punya Ilmu Bela Diri

polisi olah TKP di halaman kelas XII=8 SMA Negeri 1 Torjun, Jumat (2/2/2018) pukul 10.14 WIB. (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – HI (17), seorang siswa SMA Negeri 1 Torjun menganiaya gurunya, Ahmad Budi Cahyono, hingga meninggal dunia. Pelaku ternyata diketahui mempunyai ilmu bela diri sejak duduk di kelas X (10).

Hal itu diungkapkan oleh rekan pelaku inisial AML (17) ditemui di Mapolres Sampang saat berniat menemui pelaku, Jumat (2/2/2018) sore pukul 16.30 WIB.

Ia mengatakan, dari lagat fisik memang HI sosok pendekar dari pencak silat. Terliht dari gaya komunikasi bersama rekan sebaya di kelasnya. Pelaku sering secara spontan menangkis tangan ketika sengaja dikagetkan temannya.

“Ya nangkis kalau dikageti dari belakang gitu, kayak mau pencak silat,” tutur AML salah satu teman sekelas pelaku.

Menurutnya, ilmu bela diri yang dimiliki HI diakuinya belajar dari ayahnya, Moh Yahya. Namun, dirinya kenal dan tahu sejak duduk di bangku kelas X di SMA Negeri 1 Torjun.

“Tapi kurang tahu juga insiden kemarin salah satu reflek atau karena memang pengaruh ilmu bela diri yang dimiliki HI,” ungkapnya.

Sementara itu, kakak kandung pelaku, Su’ud (27) menepis tudingan bahwa adik bungsunya tersebut punya ilmu bela diri. Soal aksi dalam foto-foto yang sudah tersebar melalui media sosial, mungkin adiknya hanya senang mengoleksi kostum pencak silat.

“Tidak punya bela diri, kalau selama ini hanya beraktivitas olahraga seperti futsal,” terang Su’ud didampangi ayahnya Moh Yahya (54) saat press release permintaan maaf di rumah Kades Torjun.

Terpisah, Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman, juga menepis bahwa pelaku mempunyai ilmu bela diri. Sebab, jika pelaku punya ilmu bela diri tentu bisa dibuktikan dengan tanda tropi atau piagam penghargaan dalam sebuah kejuaraan.

“Tapi lebih jelasnya tunggu hasil pemeriksaan lanjutan,” tandasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.