Keluarga Pelaku Pembunuhan Guru di Sampang Minta Maaf

Keluarga pelaku penganiayaan guru hingga tewas meminta maaf melalui media massa di rumah Kades Torjun H. Arbain Faisol, Jumat (2/2/2018). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Su’ud (27) kakak dan Moh Yahya (54) orangtua HI (17), pelaku pembunuhan terhadap guru di SMA Negeri 1 Torjun meminta maaf atas meninggalnya Ahmad Budi Cahyono.

Pernyataan itu disampaikan pihak keluarga pelaku di kediaman Kepala Desa Torjun H. Arbain Faisol, Jumat (2/2/2018) siang.

“Kami meminta maaf sebesar-besarnya kepada keluarga korban, baik institusi pendidikan, guru, dan lainnya se-Indonesia, atas kasus meninggalnya Pak Budi di tangan adik saya,” kata Su’ud kepada wartawan.

Keluarga merupakan warga Dusun Brekas, Desa Torjun, itu mengaku shock atas insiden penganiayaan guru hingga merenggang nyawa. Namun, pihaknya berharap kejadian ini tidak terulang kembali di dunia pendidikan khususnya di Kabupaten Sampang.

Selain itu, pihaknya memasrahkan sepenuhnya kepada aparat hukum kasus yang menimpa adik bungsunya tersebut.

“Tentu pihak keluarga akan terus kooperatif bersama polisi untuk proses hukum,” ujar Su’ud.

Dirinya menceritakan, keluarga tak menyangka dan mencurigai jika HI adalah pelaku penganiayaan guru di sekolahnya. Sebab, selama ini HI dikenal warga di kampung halamannya sebagai orang yang baik dan suka membantu tetangga.

“Kebiasaannya cuman beraktivitas main futsal dengan teman sebaya, pendiam anaknya tapi kaget tahu-tahu kejadian ini,” terangnya.

Untuk itu, upaya pihak keluarga pelaku akan meminta maaf secara langsung kepada pihak korban. Permintaan maaf akan dilakukan bersama sesepuh keluarga atau tokoh masyarakat setempat.

“Kalau sekarang masih belum karena dalam masa berkabung, nanti akan dirembuk dengan keluarga,” imbuhnya.

Sementara Kepala Desa Torjun H. Arbain Faisol, mengaku akan memfasilitasi keinginan keluarga pelaku meminta maaf kepada kekuarga korban. Hal ini demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Zainol

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.