Ribuan warga mengantarkan jenazah ke tempat pemakaman umum Jalan Jaksa Agung Suprapto Kota Sampang, Jumat (2/2/2018) pagi pukul 09.00 WIB. (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Meninggalnya Ahmad Budi Cahyono (26), seorang guru kesenian di SMA Negeri 1 Torjun akibat dianiaya oleh muridnya sendiri membuat keluarga korban terpukul.

Adik korban, Siti Choirun Nisak Ashari meminta polisi agar kasus penganiayaan menyebabkan kakak pertamanya meninggal dunia diproses hukum seadil-adilnya.

“Harus dihukum seadil-adilnya, kakak saya sudah meninggal,” ucap Choirun ditemui di rumah duka di Dusun Pliyang Desa Tanggumong Kota Sampang, Jumat (2/2/2018) pagi.

Menurut Choirun, korban saat ini meninggalkan sang istri bernama Sianit Sinta (22), yang tengah hamil di usia kandungan lima bulan.

“Sekarang istrinya lagi hamil usia kandungan lima bulan, ini kehamilan kedua setelah kandungan pertama sempat gugur dulu sama-sama usia lima bulan,” katanya.

Dirinya menceritakan, pihak keluarga mengetahui putra pertama M Satuman Ashari itu menjadi korban penganiayaan oleh muridnya, karena korban sempat muntah setelah bangun tidur. Kemudian, korban menceritakan semua kejadian pada Kamis (1/2/2018) siang kemarin.

Seketika itu, korban mengaku bahwa saat mengajar di sekolah dirinya dihantam salah seorang muridnya. Untuk memastikan kebenarannya, keluarga menghubungi rekan korban sesama guru di SMA Negeri 1 Torjun. Dibenarkan bahwa korban terlibat perkelahian dengan muridnya.

“Korban ngaku dihantam oleh muridnya sendiri,” terang Choirun sembari menunjukkan bagian leher yang dipukul pelaku.

Sebelumnya korban terlihat lemas dan tak sadarkan diri. Keluarga akhirnya membawa ke IGD RSUD Sampang. Karena pihak rumah sakit di Sampang tak mampu menangani akhirnya dirujuk ke RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Pada Kamis malam pukul 22.00 WIB, korban menghembuskan nafas terakhir. Keluarga bilang hasil keterangan dokter bahwa Budi mengalami gagar otak dan pembulu darah pecah.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.