Korban memperlihatkan kondisi tokonya usai dirampok oleh pelaku yang menggunakan senjata api, Rabu (4/3/2020) siang. (Ryan/MM)

Sampang, (Media Madura) – Aksi perampokan terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Wijaya Kusuma Kota Sampang, Madura, Jawa Timur, Rabu (4/3/2020) pagi.

Sebuah toko alat perlengkapan bayi dirampok oleh pelaku yang diduga menggunakan senjata api. Pelaku berhasil menggasak uang senilai Rp 3 juta rupiah dari dalam brangkas toko.


Ironisnya, aksi kejahatan tersebut terjadi tak jauh dari kantor Mapolres Sampang Jalan Jamaluddin atau rumah dinas polisi tepatnya sekitar 50 meter.

Pantauan dilokasi, dalam aksinya seorang pelaku membawa senjata api, datang dengan menyamar sebagai pembeli.

Ketika masuk ke dalam toko, pelaku bertubuh tinggi berjaket hitam dengan menggunakan helm itu langsung menodongkan senjatanya.

“Dia minta uang dan perhiasan yang digunakan ini, setelah itu pelaku berhasil kabur melarikan diri naik motor dengan membawa uang tunai senilai Rp 3 juta rupiah,” ujar Hj Siti Zahroh (62) korban perampokan.

Zahroh mengaku syok atas peristiwa tersebut, namun terpenting dirinya masih selamat. Pihaknya keluarga langsung melaporkan kejadian ini kepada Polres Sampang.

Ia menceritakan, saat kejadian dirinya sendirian sedang berjaga toko. Awalnya ia tak menaruh rasa curiga kedatangan pria bertubuh tinggi ialah seorang pelaku perampokan.

Saat itu, pelaku menanyakan harga susu SGM 3 kepada korban. Setelah memberitahukan harga, pelaku bukan malah membelinya. Namun pelaku membentak korban.

“Justru pelaku ini minta air minum dengan alasan merasa gerah, dia langsung keluar pintu dan balik lagi menodongkan senpi, karena saya takut akhirnya diserahkan uang serta perhiasan cincin ini,” jelasnya.

“Tapi hanya perhiasan yang lupa dibawa karena mungkin pelaku panik, ketika dapat uang langsung kabur,” imbuhnya.

Setelah pelaku kabur, Zahroh berusaha mencari bantuan warga sekitar. Maklum saja, saat terjadi aksi perampokan sekitar lokasi toko dalam kondisi sepi.

“Saya langsung lari ke sebelah gerai kecantikan ini, minta tolong kalau ada perampokan, akhirnya langsung ada polisi,” tuturnya.

Akibat perampokan tersebut korban diperkirakan mengalami kerugian mencapai jutaan rupiah.

Atas peristiwa ini polisi langsung mendatangi tempat kejadian dan melakukan penyelidikan. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian.

Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo Saputro belum menjawab konfirmasi yang dilayangkan media ini.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.