Ilustrasi

Sumenep, (Media Madura) – Sebanyak empat pendamping desa dibawah Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang ada di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur tugasnya tak diperpanjang.

Pasalnya, empat pendamping desa tersebut, diketahui memiliki jabatan ganda (rangkap jabatan), yakni sebagai penyelenggara dan pengawas Pemilihan Umum (Pemilu).

Pendamping Ahli (PA) Kabupaten Sumenep, R Abd Rahman menyampaikan, bahwa empat pendamping yang “Dipecat” diketahui merangkap jabatan sebagai Panitia Penyelenggara Kecamatan (PPK) dan Pengawas Pemilu (Panwaslu) tingkat Kecamatan.

“Sudah, tidak diperpanjang lagi, tidak lagi tercamtum di surat perintah tugas (SPT) terbaru,” kata R Abd Rahman.

Menurutnya, mereka lebih memilih sebagai PPK dan Panwaslu tingkat Kecamatan dari pada menjadi tenaga pendamping.

Berdasarkan informasi, keempat pendamping itu tersebar di tiga kecamatan, diantaranya Kecamatan Lenteng, Ambunten dan Kecamatan Batuputih.

Untuk mekanisme pergantian, ujar Rahman akan dilakukan seleksi ulang. Namun, kepastian waktu seleksi menunggu jadwal dari pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Mekanisme (rekrutmen) nunggu dari Provinsi, apakah ada perekrutan atau tidak,” tandasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.