Abstain di Pilkada Pamekasan 2018, Ini Alasan PBB

Ketua DPC PBB Kabupaten Pamekasan, Suli Faris

Pamekasan, (Media Madura) – Ada yang berbeda pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur kali ini.

Pasalnya, salah satu partai abstain pada pesta demokrasi lima tahunan itu. Partai tersebut memilih tidak merekom kader ataupun berkoalisi dengan partai lain untuk memenangkan salah satu cabup dan cawabup Pamekasan.

Biasanya, momen pilkada selalu menjadi perebutan untuk mengukur sampai mana kesolidan dan kekuatan salah satu partai untuk mempersiapkan Pilpres 2019 mendatang.

Memang, pilkada Pamekasan 2018 hanya diikuti oleh dua paslon yaitu Baddrut Tamam dan Raja’e (BERBAUR), yang diusung empat parpol yaitu PKB, PAN, Gerindra, dan PKS.

Paslon berikutnya, yakni Kholilurrahman dan Fathorrahman (KHOLIFAH) diusung oleh lima parpol yaitu PPP, Demokrat, Golkar, NasDem, dan Hanura.

Ketika sejumlah partai politik sibuk untuk merekom kadernya sendiri ataupun bekoalisi dengan parpol lain, sikap berbeda justru ditunjukkan Partai Bulan Bintang (PBB). Mereka malah memilih untuk tidak menjadi kendaraan salah satu paslon dengan beberapa alasan.

Ketua DPC PBB Kabupaten Pamekasan, Suli Faris mengungkapkan alasan partainya abstain pada kontestasi pilkada Pamekasan. Diakui, partainya bingung untuk menentukan pilihan, karena kedua figur yang maju sama-sama baik.

“Juga ada perintah dari DPP PBB untuk fokus pada persiapan partai pada pemilu 2019 tahun depan,” kata Suli kepada awak media di kantor DPRD Kabupaten Pamekasan, Senin (22/1/2018).

Tidak mendapatkan jatah kursi pada pemilu 2014 silam daerah pemilihan Madura, baik di DPRD Jawa Timur maupun DPR RI juga menjadi alasan dirinya fokus pada pemilu 2019 mendatang.

“Jadi kami disuruh memfokuskan ke itu (pemilu.red) terlebih dahulu,” tutup pria yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan.

Reporter: Zubaidi
Editor: Zainol

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.