Dramatis! Satu dari Dua Nelayan Hilang di Sumenep Ditemukan Selamat

Muhammad (kaus kuning)
Advertisement

Sumenep, (Media Madura) – Satu dari dua nelayan yang hilang karena kecelakan laut (laka laut) di perairan Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumebep, Madura, Jawa Timur akhirnya ditemukan.

Korban bernama Muhammad ditemukan oleh nelayan lain setelah berjam-jam dinyatakan hilang, ia ditemukan di perairan Giliyang sekitar pukul 07.30 WIB dalam kondisi selamat.

“Korban ditemukan berenang menggunakan bambu oleh nelayan bernama Jibno alias Jit, sekarang sudah dipulangkan ke rumahnya di Desa Candi,” terang Kabag Humas Polres Sumenep, AKP Abd Mukid, Sabtu (21/1/2017).

Seperti diberitakan, 8 nelayan asal Kecamatan Dungkek mengalami kecelakaan di perairan Dungkek, pada Sabtu (20/1/2018) pukul 11.00 WIB.

Mereka adalah Bunawi, Nardi, Suki, Darso, dan Sarbani, warga Desa Jadung, Kecamatan Dungkek.

Kemudian Muhammad (30), warga Desa Candi, Bahrawi dan Durahman asal Desa Lapa Laok, Kecamatan Dungkek.

“Para nelayan itu berangkat melaut sekitar pukul 04.00 WIB dari perairan Kecamatan Dungkek,” ungkap Abd Mukid.

Namun nahas, ketika mereka sudah mendapat tangkapan dan hendak kembali pulang dari perairan Dungkek, tepatnya di Dusun Muara, Desa Lapa Daya perahu yang ditumpangi miring karena dihantam ombak. 

Saat itu, sekitar pukul 11.00 WIB cuaca ekstrem terjadi di perairan Sumenep, selain ombak besar, angin juga sangat kencang.

“Saat diterjang gelombang, semua nelayan terjatuh ke laut akibat besarnya ombak yang menghantam,” ucapnya.

Setelah terjatuh, semua nelayan menyelamatkan diri ke tepi pantai Desa Banraas, Pulau Gili Iyang. Sampai di bibir pantai, mereka diselamatkan oleh perahu porsen dan diantarkan ke pelabuhan Dungkek.

Namun tidak semua nelayan selamat, karena satu orang meninggal dunia, atas nama Bunawi. Sedangkan Muhammad dan Bahrawi waktu itu dinyatakan hilang diseret ombak dan masih dilakukan pencarian.

“Sekarang tinggal nelayan Bahrawi yang masih dalam pencarian,” tandasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.