Ilustrasi / google

Sumenep, (Media Madura) – Akibat prilaku bejatnya, Arsen (45), warga Dusun Sumur Elos, Desa Timur Jang Jang, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur kini jadi penghuni jerusi besi.

Lelaki yang sehari-sehari sebagai petani itu diduga telah melakukan tindak pidana pemerkosaan terhadap seorang gadis tak bersuami, Suyati (26), yang masih tetangganya sendiri.

“Kejadiannya di kamar korban pas malam Jumat pada bulan Desember tahun 2017, dan dilaporkan pada 13 Januari 2018,” terang Kabag Humas Polres Sumenep, AKP Abd. Mukid, Minggu (14/1/2017).

Mukid menerangkan, pemerkosaan dilakukan saat korban tengah tidur di kamarnya. “Saat itu, korban mendengar suara pintu depan dibuka oleh orang tidak dikenal,” katanya.

Kemudian, diceritakan, korban bangun dan mengintip dari jendela kamar. Pelaku menyalakan senter dan masuk ke dalam kamar korban dan langsung menindih korban yang hanya mengenakan baju seadanya..

“Dalam keadaan korban tidak kuat melawan dan tidak berdaya, pelaku melampiaskan nafsunya,” jelasnya.

Setelah puas, pelaku langsung melarikan diri. Namun sebelum itu, ia sempat mengancam korban agar tidak menceritakan kejadian tersebut kepada siapapun. Korban juga diancam akan dibunuh bila memceritakan kepada orang lain.

“Karena beberapa hari korban masih merasa kesakitan di kemaluannya. Maka, korban melapor ke Polsek Kangayan,” ungkapnya.

Menurut Mukid, setelah dilakukan penangkapan, pelaku telah mengakui perbuatan bejat tersebut. Sementara hasil pemeriksaan medis, ditemukan diantaranya bekas luka sobek di lubang vagina korban akibat masuknya benda tumpul yang dipaksakan.

“Untuk menjerat pelaku, kita sudah amankan barang bukti berupa celana short ketat warna hitam, celana dalam warna hitan, kaus lengan pendek warna hijau, kain jarik motif bunga, sarung warna merah bata, tikar dari daun pandan serta lampu senter warna putih kombinasi ungu,” pungkasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan