Bangkalan, (Media Madura) – Penyidik Satlantas Polres Bangkalan, Jawa Timur menetapkan Hasan sebagai tersangka kasus kecelakaan di Kecamatan Blega yang menewaskan 6 orang. Keputusan ini diambil setelah penyidik gelar perkara di ruang serbaguna Mapolres, Selasa, 2 Januari 2018.

Kapolres Bangkalan, AKBP Anissullah M Ridha mengatakan Hasan jadi tersangka atas tiga pertimbangan yaitu pengakuan Hasan sendiri, keterangan saksi dan hasil olah TKP.

Dari tiga hal itu, penyidik menyimpulkan Hasan lalai sehingga memicu kecelakaan tragis di penghujun tahun 2017.

“Kenapa dia banting setir ke kanan, padahal banting setir ke kiri lebih save, medannya lebih laus dan tak ada kendaraan,” kata dia.

Alibi Hasan membanting setir ke kanan karena ada sepeda motor yang menyalip tiba-tiba, masih janggal. Sebab, cerita tentang sepeda itu hanya diungkapkan Hasan sendiri.

Sementara dari sekian saksi yang diperiksa penyidik tak ada yang mengetahui soal sepeda motor tersebut.
“Soal sepeda motor itu, masih kami selidiki,” ujar Anis.

Karena lalai, Hasan dijerat dengan pasal 310 ayat 4 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, ancamannya 6 tahun penjara.

Kecalakaan tragis Blega terjadi Sabtu malam, 29 Desemner 2017 lalu. Lokasinya sekitar 1 kilometer setelah jembatan Blega ke Selatan, tepatnya di depan kantor PLN Blega.

Bus AKAS bernomor polisi N 7170 UK yang dikemudikan Hasan tiba-tiba banter setir ke kanan, katanya karena ada sepeda motor yang tiba-tiba menyalip. Hasan yang kaget, kemudian refleks banting setir ke kanan agar tak menabrak sepeda motor.

Namun nahas, dari arah berlawanan, muncul mini bus Mobilio silver yang dikemudikan Siddik, warga Kelurahan Banyuanyar, Sampang.

Tabrakan pun terjadi, Mobilio yang bermuatan 11 orang ringsek parah. Enam diantara meninggal dunia, lima lainnya luka parah. Sementara sopir bus selamat, meski bemper depan dan pintu sopir terlepas.

Penulis : Mukmin Faisal
Editor : Arif

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.