Titik Rawan Kecelakaan di Sampang Tak Terpasang CCTV

Salah satu lokasi rawan kecelakaan di Jalan Raya Jrengik Kabupaten Sampang yang belum terpasang CCTV. (Ryan Hariyanto/MM)
Advertisement

Sampang, (Media Madura) – Pemasangan close circuit television (CCTV) di sejumlah traffic light di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, belum merata. Sebab, ada beberapa titik yang sangat urgen tak terpasang CCTV termasuk lokasi rawan kecelakaan lalu lintas. Sabtu (30/12/2017).

Lokasi traffic light yang dilengkapi CCTV hanya di Jalan Jaksa Agung Suprapto. Sedangkan lokasi yang belum seperti di KH. Wahid Hasyim, Jalan Imam Bonjol, perempatan Jalan Teuku Umar, perempatan Jalan Trunojoyo, Jalan Syamsul Arifin, dan Jalan Rajawali.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang, Moh Zuhri mengatakan pihaknya sudah memasang CCTV tersebar di tiga lokasi. Yakni, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan Imam Bonjol dan Jalan Trunojoyo.

“Kami berencana memasang CCTV di daerah rawan kecelakaan dan rawan penjambretan,” katanya.

Dirinya menjelaskan, lokasi pemasangan CCTV selain ramai juga untuk mengetahui pelanggaran lalu lintas. Pemasangan CCTV harus dikoordinasikan bersama tim dan pihak terkait.

Hal itu bertujuan untuk menentukan lokasi yang sekiranya urgen dan memang butuh. Untuk itu, pemasangan dilakukan secara bertahap.

”Pemasangan CCTV saat ini hanya dilakukan di wilayah perkotaan,” jelas Zuhri.

Sayangnya, dirinya tidak menyampaikan secara gamblang berapa anggaran pengadaan CCTV di Kabupaten Sampang.

”Yang tahu PPTK-nya mas,” tutupnya.

Terpisah, Kasatlantas Polres Sampang AKP Musa Bakhtiar, mengungkapkan pemasangan CCTV memang ada koordinasi antara kepolisian dengan pemerintah. Saat ini direncanakan ada penambahan di dua titik lokasi.

“Soal dua titik lokasi yang akan direncanakan itu kami juga belum tahu dimana, harapan kami ya di wilayah Kecamatan Jrengik dan Camplong sebagai akses keluar dan masuk kota termasuk titik rawan laka,” tandasnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.