Dua tersangka penipuan modus penggandaan uang digelandang ke Mapolres Sampang, Selasa (19/12/2017). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Satreskrim Polres Sampang, Madura, Jawa Timur, berhasil menangkap dua pelaku penipuan dan penggelapan dengan modus penggandaan uang. Kasus itu terungkap setelah korban salah satu tokoh masyarakat di Desa Pangareman, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, melapor ke polisi.

Dua pelaku itu adalah, Omang Abdul Soma (25), warga Kelurahan Suka Melati, Kecamatan Cikicing, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, dan Abdul Holik (32), warga Dusun Tabanah, Desa Kebun, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Madura.

“Untuk mengecoh korban, pelaku mengaku bisa menggandakan uang hingga sepuluh kali lipat yaitu Rp 150 juta menjadi Rp 1,5 miliar,” kata Kabag Ops Polres Sampang Kompol Syaiful Anam saat gelar perkara di Mapolres Sampang, Selasa (19/12/2017).

Syaiful, mewakili Kapolres Sampang AKBP Tofik Sukendar, menyampaikan, masing-masing peran kedua pelaku berbeda. Omang yang diketahui penjual kerudung keliling sebagai dukun. Sedangkan, Holik sebagai asisten Omang sekaligus mencari korban.

Dalam aksinya, pelaku memasukkan uang korban ke dalam sajadah. Demi meyakinkan, aksi itu dilakukan di sebuah tempat gelap di rumah korban.

Sayangnya, aksi tipu pelaku gagal karena korban sudah mencurigai uang ratusan juta tak kunjung menjadi miliaran.

“Untuk memperlancar aksi, pelaku juga sudah menyiapkan salah satu ruangan untuk meditasi, tapi karena merasa tertipu, makanya korban langsung memberitahukan kepada kepala desa dan akhirnya melapor ke polisi, sehingga kedua pelaku diringkus,” terang Syaiful.

Dihadapan polisi, pelaku pernah beraksi di wilayah Kabupaten Bangkalan. Bahkan, kasusnya dilaporkan ke polisi. Namun pelaku masih terus melancarkan aksinya.

Menurut Syaiful, pihaknya mengamankan barang bukti berupa sajadah, uang Rp 150 juta, dan sarung milik pelaku.

“Pelaku selalu berpindah tempat, saat ini pelaku sudah diamankan dan dijerat dengan pasal 378 KUHP ancaman hukuman 4 tahun penjara,” tandasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.