Puing-puing bangunan yang ambruk akibat amukan puting beliung di Kabupaten Pamekasan. Minggu (05/11/2017) pagi. Foto : Group WA BPBD Pamekasan

Pamekasan, (Media Madura) – Beberapa daerah di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur pada musim penghujan tahun 2017 akan rawan terjadi bencana, mulai bencana tanah longsor, banjir dan bencana angin puting beliung.

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan, Budi Cahyono menyampaikan, potensi bencana itu sebenarnya tidak hanya akan terjadi di Pamekasan, namun di daerah lain juga tudak menutup kemungkinan akan terjadi.

“Setiap daerah itu memiliki potensi bencana berbeda, termasuk Pamekasan. Tetapi kita kan tidak tahu kapan bencana itu terjadi,” ungkapnya, Jumat (24/11/2017).

Ditambahkan oleh Budi, mengingat kejadian itu bisa terjadi kapan saja maka perlu kewaspadaan dari masing-masing individu.

“Warga hati-hati jaga keselamatan mulai dari diri sendiri dan kita selalu siaga, personel kita selalu siap, walaupun kita berada di rumah,” tambahnya.

Di Pamekasan, potensi tanah longsor diprediksi terjadi di wilayah pantura seperti Kecamatan Pakong, Kadur, Pegantenan dan Kecamatan Waru lantaran daerah tersebut merupakan perbukitan. Sementara potensi bencana banjir terjadi di wilayah perkotaan.

“Kalau angin puting beliung itu kita tidak bisa memetakan, karena sifatnya angin itu mengikuti siklus udara. Kita tidak berharap begitu, tapi kita harus waspada,” tandasnya.

Berdasarkan analisa dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), potensi bencana yang harus diwaspadai adalah bulan Desember dan bulan Januari 2018. Tetapi, prediksi itu belum tentu terjadi, hanya perlu kewaspadaan saja.

Reporter: Rifqi
Editor : Arif

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.