Inilah Daftar Juara Duta Wisata Sumenep 2017

Para pemenang Duta Wisata Sumenep 2017
Advertisement

Sumenep, (Media Madura) – Pemilihan Duta Wisata Sumenep tahun 2017 yang adakan oleh Forum Wartawan Pariwasata (Forwapar) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur resmi digelar usai acara Grand Final, Sabtu (18/11/2017) kemarin.

Setelah melalui tahapan panjang, tes dan seleksi ketat, akhirnya empat finalis dari enam finalis keluar sebagai juara Duta Wisata edisi perdana ini.

Sebagai juara pertama, adalah Ummul Khair, gadis asal Dusun Batu Bintang, Desa Nyabakan Timur, Kecamatan Batang-Batang.

Gadis kelahiran Sumenep, 9 September 1995 ini memiliki tinggi badan 155 cm dan berat 42 kg dan tercatat sebagai peraih nilai tertinggi. 

Juara pertama ini, selain mendapatkan uang pembinaan, piala, dan sertifikat, juga berhak menerima Piala Bergilir bupati Sumenep.

Juara kedua, diraih Khalilatur Rahmah. Ia kelahiran Sumenep, 18 Februari 1996, berasal dari Dusun Andun, Desa Poteran (kepulauan Poteran), Talango, Sumenep.

Gadis yang akrab disapa Liela tertulis memiliki tinggi badan 163 cm dan berat 50 kg.

Juara ketiga jatuh pada gadis asal Dusun Malaka, Desa Jaddung, Kecamatan Pragaan, Sumenep. Ia adalah Waqi’ah kelahiran Sumenep, 24 Juni 1994 yang memiliki tinggi badan 160 cm dan berat 52 kg.

Sedangkan juara Favorit, diraih Anita Rosamia. Gadis kelahiran Sumenep, 16 September 1997 ini, berasal dari Desa Pakandangan, Kecamatan Bluto, Sumenep. Ia yang akrab disapa Anita memiliki tinggi badan 165 cm dan berat 53 kg.

“Ini unik, juara satu, dua dan tiga sampai favorit, semuanya diboyong oleh gadis-gadis yang berasal dari desa,” kata Ketua Forwapar Sumenep, Moh Hartono.

Hartono mengungkapkan, dirinya sangat apresiatif dengan para juara pemilihan Duta Wisata tahun ini. Sebab, dengan sistem pemilihan yang berbeda dengan pemilihan-pemilihan lain, justru memperlihatkan gadis desa memiliki kesempatan juara.

“Penentuan pemenang sudah disesuaikan dengan hasil penilaian dengan sistem terbuka oleh lima orang juri yang meliputi juri Bahasa Indonesia, Bahasa Daerah, Bahasa Inggris, Pengetahuan umum dan pariwisata serta body language plus fashion,” jelasnya. 

Namin demikian, dua finalis lainnya dinyatajan tersingkir. Namun, tetap mendapatkan uang pembinaan dan libur bersama ke Yogyakarta. 

Kedua finalis itu adalah Andi Firmansa kelahiran Sumenep, 4 November 1996, warga Jl. Tambak Sari, Desa Gung-gung, Kecamatan Batuan, Sumenep dan Muhammad Syahied Hidayatullah kelahiran Sumenep, 7 Januari 1995, Jl. Saluran Air, Gg IV, Pamolokan, Sumenep.

“Kami atas nama Forwapar mengucapkan selamat kepada para juara, mudah-mudahan para pemenang dapat menjadi duta yang dapat dibanggakan, terlebih dapat mempromosikan wisata Kabupaten Sumenep,” tukas Hartono. 

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.