Ilustrasi

Sampang, (Media Madura) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, masih menemukan 68 penderita gangguan jiwa yang hidup di pasung selama tahun 2017. Jumlah itu terbilang menurun dibandingkan tahun 2015 diketahui sebanyak 119 penderita gangguan jiwa yang di pasung.

Kepala Dinkes Sampang Firman Pria Abadi, melalui Kabid Kesehatan Agus Mulyadi, mengungkapkan pihaknya berupaya untuk menurunkan jumlah penderita gangguan jiwa yang di pasung di daerahnya. Salah satunya bekerja sama dengan dinas sosial, pihak kecamatan, serta kepala desa untuk membujuk pihak keluarga penderita gangguan jiwa agar diijinkan dibawa ke pengobatan di Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya.

“Di Jawa timur sendiri telah melakukan start awal tahun 2017 dengan program bebas pasung. Sementara dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional ini Kabupaten Sampang mengambil tema bebas pasung dengan harapan bagi semua orang mengalami gangguan kejiwaan yang dipasung harus terbebas dari pasung,” terangnya, Minggu (19/11/2017)

Agus mengakui, cukup berat dalam upaya menyembuhkan dan membebaskan seseorang yang mengalami gangguan kejiwaan. Pertama mencoba untuk menyadarkan keluarga penderita karena yang menjadi persoalan bukan sakitnya, melainkan persoalan lain seperti sosial untuk terus menyadarkan si penderita gangguan jiwa tersebut.

“Program bebas Pasung ini, khususnya penderita setelah sembuh tidak dilepas begitu saja, akan tetapi kami juga melakukan pendekatan kepada keluarga dan bagi penderita bisa eksis dengan kehidupannya serta ekonomi bagus, sehat secara fisik dan mental,” tetang Agus.

Dissampaikan sebelumnya oleh Bupati Sampang Fadhilah Budiono bahwa pihaknya mengingikan di daerahnya bebas pasung sesuai program Provinsi Jawa Timur. Menurutnya, dalam mensukseskan program itu peran serta semua pihak sangat diharapkan termasuk mengajak petugas kesehatan, Kepala Puskesmas diseluruh Kabupaten Sampang ikut bertanggung jawab untuk membebaskan pasung.

“Di Kabupaten Sampang sendiri di tahun 2017 masih ada 68 orang mengalami gangguan jiwa, dari seluruh puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Sampang, kami perintahkan 1 puskesmas untuk menangi 2 sampai 3 orang yang mengalami gangguan jiwa,” tandasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.