Pemerintah Kabupaten Sampang mengunjungi penderita gangguan jiwa yang hidup dipasung. (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Pemerintah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, berencana mengirimkan dua warganya asal Kelurahan Gunung Sekar dan Desa Pasean Kecamatan Kota Sampang ke rumah sakit jiwa (RSJ) Menur, Surabaya.

Camat Kota Sampang Yudi Adidarta, menyampaikan pengiriman penderita gangguan jiwa itu sendiri dilakukan setelah mendapatkan izin dari pihak keluarga. Mereka diantaranya, Buyamin asal Kelurahan Gunung Sekar dan Ahmad Desa Pasean.

“Saat ini kami masih tahap terapi pengobatan dulu terhadap dua penderita gangguan jiwa itu selama 10 hari, baru setelah itu akan dikirim ke RSJ Menur Surabaya,” kata Yudi, Rabu (8/11/2017).

Terapi pengobatan dilakukan untuk mengantisipasi penderita mengamuk sebelum pengiriman ke rumah sakit jiwa. Sebab, nanti selama pengiriman penderita akan lepas dari pemasungan. Dari keterangan pihak keluarga, rata-rata penderita gangguan jiwa hidup dalam masa pemasungan selama 15 tahun lebih.

“Kebanyakan penderita susah waktu suruh minum obat, berbagai upaya dilakukan membujuk penderita seperti sambil makan kue kesukaan mereka,” jelasnya.

Yudi meminta kepada pihak terkait mulai pemerintah desa terus berkoordinasi agar menginformasikan keberadaan penderita gangguan jiwa yang dipasung. Mengingat, seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh pemerintah. Termasuk pengiriman penderita gangguan jiwa tersebut, upaya menyukseskan program Pemerintah Provinsi Jawa Timur bebas pasung 2019.

“Yakin masih ada lagi penderita gangguan jiwa di beberapa desa, maka itu segera informasikan ke pemerintah, “ tandasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.