Polisi Bangkalan Gelar Razia 14 Hari

Apel pasukan jelang operasi patuh Semeru 2017 di lapangan Mapolres Bangkalan. Foto / Mukmin Faisal

Bangkalan, (Media Madura) – Kepolisian Resor Bangkalan gelar apel pasukan Patuh Semeru 2017 di lapangan Mapolres, Rabu, 1 November 2017. Apel ini jadi penanda dimulainya razia besar-besaran selama 14 hari, dari tanggal 1 hingg 14 November mendatang. “Kalau patuh semeru, maka semua pelanggaran akan ditilang,” kata Kapolres Bangkalan, AKBP Anissullah M Ridha usai apel.

Arahan Korlantas Polri, kata Anis, sasaran utama penindakan pelanggar lalulintas adalah pengendara melawan arah di jalur tol dan pemakai jalur busway. Karena keduanya tak ada di Bangkalan, maka razia di Bangkalan difokuskan pada penindakan pelajar dan pengendara umum, termasuk kendaraan yang dimodifikasi. “Setiap tilang akan dikenai denda maksimum atau denda paling tinggi,” ujar dia.

Anis menambahkan tujuan utama dari operasi patuh semeru adalah menekan angka korban meninggal. Data nasional menyebutkan, jumlah kecelakaan lalu lintas selama operasi patuh semeru tahun 2016 sebanyak 537 kejadian. Jumlah ini meningkat dibanding tahun 2015 sebanyak 432 kejadian atau bertambah 105 kejadian.

Begitu pun jumlah korban meninggal juga meningkat, dari 53 orang pada 2015 menjadi 84 orang pada operasi zebra 2016, meningkat 53 persen. “Di Bangkalan, jumlah korban meninggal 114 orang tahun lalu. Tahun ini kami target turun jadi dua digit selama patuh semeru,” ungkap dia.

Reporter : Mukmin Faisal
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.