Petani Garam (dok/MM)

Sumenep, (Media Madura) – Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur memang dikenal sebagai salah satu penghasil garam di Indonesia lantaran Sumenep mampu menghasilkan ratusan ribu ton garam.

Data di Dinas Perikanan menyebutan, untuk tahun ini saja, produksi garam rakyat di Sumenep sudah mencapai sebanyak 149.640,18 ton.

Jumlah tersebut dihasilkan dari delapan kecamatan di daratan dan kepulauan seperti Giligenting dengan produksi 40.016,73 ton dan Kecamatan Saronggi 29.941,21 ton. 

Kemudian Kecamatan Pragaan sebanyak 11.481,03 ton, Gapura 10.562 ton, Raas 2.233 ton, Sapeken 1.486,35 ton, serta Kecamatan Arjasa 243,9 ton.

Dari delapan kecamatan penghasil garam rakyat tersebut, terbanyak adalah Kecamatan Kalianget, yakni mencapai 53.675,96 ton.

“Memang sampai saat ini penghasil garam terbanyak masih Kecamatan Kalianget,” tegas Kepala Dinas Perikanan Sumenep, Arief Rusdi, Senin (30/10/2017).

Rusdi juga mengatakan, angka produksi garam tersebut merupakan angka produksi sementara, diperkirakan jumlah produksi garam masih akan bertambah sampai dengan akhir tahun nanti walau belakangan mulai turun hujan dengan intensitas rendah.

“Sampai sekarang, para petani garam di delapan kecamatan itu masih menggarap lahan pegaramannya, karena curah hujan belum tinggi,” ucapnya.

Sementara itu, petani garam asal Karanganyar, Kecamatan Kalianget, Ubaidillah berharap tidak turun hujan hujan dalam waktu dekat agar petani bisa terus memproduksi garam.

“Semoga selama bukan November ini cuaca masih bagus. Supaya petani bisa memproduksi garam dengan jumlah banyak,” harapnya. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.