Rekomendasi Cabup-cawabup di Pamekasan Dijadikan Ajang Judi

Pamekasan, (Media Madura) – Lambatnya rekomemdasi atau penetapan calon bupati (Cabup) dan calon wakil bupati (Cawabup) Pamekasan, Madura, Jawa Timur oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) setempat dimanfaatkan oleh sebagian orang sebagai ajang perjudian.

Menurut MA (inisial) yang namanya enggan dimediakan, kepada mediamadura.com menuturkan, partai berlambang kakbah itu membuka konvensi cabup-cawabup lebih awal, namun hingga kini belum ada ketetapan. Kondisi tersebut memberi peluang bagi sebagian orang yang suka mengadu nasib dengan taruhan.

“Rekomendasi PPP sekarang sudah dimainkan oleh tukang judi, dengan cara taruhan,” katanya.

Dijelaskan, materi taruhannya dengan meprediksi rekom PPP itu turun ke salah satu figur, dengan nominal taruhan bervariasi, mulai dari Rp 20 juta hingga Rp 100 juta.

“Maaf saya tidak usah menyebut figurnya, tapi kemarin ada yang mau taruhan Rp 100 juta megang salah satu figur yang telah mendaftar ke PPP,” tambahnya.

Lebih lanjut ia memaparkan, jika rekomendasi itu tidak kunjung diterbitkan maka sama halnya dengan memberi peluang bagi pelaku tindakan kriminal jenis judi tersebut.

Sementara ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Pamekasan, KH Mondir Kholil mengatakan, hal tersebut merupakan tindakan konyol yang dilakukan oleh sekelompok orang, namun meskipun itu ada tidak akan mempengaruhi terhadap penerbitan rekomendasi.

“Saya pikir itu hanya permainan atau trik salah satu pendukung calon yang mendaftar ke PPP, bisa saja karena panas ke lawannya,” katanya.

Ia menyarankan agar keterlambatan itu tidak dimanfaatkan ke hal-hal yang melanggar aturan dan Agama.

“Rekomendasi masih dalam tahap diskusi ulama kakbah, makanya kami minta jangan dijadikan manfaat,” timpalnya.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.