Devisi Tekhnis KPU Provinsi Jatim Muhammad Arbayanto memberikan keterangan saat menghadiri sosialisasi peraturan dan perundang-undangan tentang tahapan dan pencalonan Pilkada Sampang, Rabu (25/10/2017). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Proses perhitungan hasil suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sampang akan mulai dihitung di tingkat kecamatan setelah sebelumnya rekapan surat suara dibawa dari TPS ke kelurahan/desa.

Devisi Tekhnis Penyelenggaraan KPU Provinsi Jawa Timur Muhammad Arbayanto, saat kunjungan di KPU Sampang, mengatakan rekapitulasi perolehan suara Pilkada Sampang yang akan digelar pada 27 Juni 2018, dilakukan di semua kecamatan untuk menghitung semua surat suara dari 1.415 TPS yang ada di Kabupaten Sampang.

“Rekap suara Pilkada Sampang akan ditarik dan dilakukan di kecamatan, jika sebelumnya di balai desa atau kelurahan,” kata Arbayanto usai memberikan materi sosialisasi KPU Sampang di aula hotel Jalan Bahagia, Rabu (25/10/2017) pukul 09.00 WIB.

Arbayanto menuturkan, dasar acuan itu berdasarkan aturan Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota. Diberlakukannya rekapitulasi suara di kecamatan untuk menimalisir kecurangan selama proses pemilu berlangsung.

“Sulit pasti untuk melakukan kecurangan jika rekap suara di kecamatan, karena kita mengaca pada pemilu sebelumnya bahwa rekap suara di desa/kelurahan banyak terjadi kecurangan, rekap suara tersebut pernah direalisasikan di pemilihan wali kota Batu Jawa Timur,” ungkapnya.

Sementara Ketua DPRD Sampang Imam Ubaidillah, menyetujui rekapitulasi suara Pilkada dilakukan di kecamatan. Sebab, hal itu sudah menjadi aturan penyelenggara pemilu dalam mensukseskan pesta demokrasi di Sampang.

“Salah satunya menimalisir kecurangan itu, apapun yang dilakukan KPU tentu ada regulasi, sah-sah saja,” tandasnya.

Reporter : Ryan Hariyanto

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.