Selasa, Oktober 4, 2022

Begini Cara Anggota TNI di Pamekasan Bentuk Karakter Generasi Bangsa

Must read

- Advertisement -

Pamekasan – Pembentukan karakter merupakan bagian dari pendidikan nilai (values education) melalui sekolah merupakan usaha mulia yang mendesak untuk dilakukan. Ada 18 butir nilai-nilai pendidikan karakter yaitu , Religius, Jujur, Toleransi, Disiplin, Kerja Keras, Kreatif, Mandiri, Demokratis, Rasa Ingin Tahu, Semangat Kebangsaan, Cinta tanah air, Menghargai prestasi, Bersahabat/komunikatif, Cinta Damai, Gemar membaca, Peduli lingkungan, Peduli sosial, Tanggung jawab.

Pendidikan karakter telah menjadi perhatian berbagai negara dalam rangka mempersiapkan generasi yang berkualitas, bukan hanya untuk kepentingan individu warga negara, tetapi juga untuk warga masyarakat secara keseluruhan. Pendidikan karakter dapat diartikan sebagai the deliberate us of all dimensions of school life to foster optimal character development (usaha kita secara sengaja dari seluruh dimensi kehidupan sekolah/madrasah untuk membantu pembentukan karakter secara optimal).

Pembentukan karakter kedisiplinan bagi siswa-siswa dapat dilakukan dalam berbagai bentuk dan kegiatan melalui lingkup pendidikan dan lingkungan keluarga. Selain itu, pentingnya pendidikan dalam pembangunan karakter bangsa tidak hanya diserahkan pada pihak sekolah ataupun keluarga namun peran pemerintah setempat dan stakeholder yang ada didalamnya sangat dibutuhkan.

Dalam upaya mewujudkan terbentuknya karakter bangsa sejak dini pada siswa-siswi, Danramil 0826/09 Pakong Kapten Inf Heru Supriyanto menjadi Pembina Upacara dalam kegiatan Upacara Bendera di SMKN 1 Pakong Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan, Senin (23/10/2017).

Dalam upacara bendera rutin hari Senin diikuti seluruh siswa-siswi beserta para Guru SMKN 1 Pakong.

Selaku pembina upacara Danramil 0826/09 Pakong Danramil 0826/09 Pakong Kapten Inf Heru Supriyanto memberikan amanatnya. Pertama, menggugah pemahaman tentang makna dari kegiatan upacara mengapa harus dilaksanakan karena ada berapa arti dan makna yang terkandung dalam upacara diantaranya pertama “Disiplin”, para siswa harus tepat waktu dan sesuai dengan urutan upacara yang telah diatur.

“Kedua, kepemimpinan, karena setiap upacara siswa akan ditunjuk menjadi pemimpin dalam pelaksanaan kegiatan sesuai tugas dan tanggungjawabnya dalam upacara, di sinilah kesempatan menunjukan yang terbaik kepada rekan dan dewan gurunya, membuktikan jiwa kepemimpinannya,” katanya.

Ketiga, kegiatan upacara bendera merupakan salah satu upaya untuk menanamkan dan menumbuhkembangkan rasa cinta tanah air dan semangat bela negara di kalangan siswa-siswi sejak dini

Danramil juga berharap agar cita-cita generasi muda bangsa Indonesia ini bisatercapai. “Ada beberapa langkah atau upaya yang harus dilakukan diantaranya memiliki kemauan yang tinggi untuk belajar, hormat, taat dan mengikuti nasehat orang tua maupun guru serta berdo’a kepada Allah SWT agar yang dicita-citakan tercapai,” paparnya.

Sebagai generasi penerus bangsa dan harapan orang tua untuk senantiasa disiplin dalam belajar, jangan mudah terpengaruh oleh orang lain ataupun lingkungan tempat tinggal, bersikap sopan dan saling menghormati antar sesama.

“Jadikanlah Pancasila sebagai landasan pokok dalam kehidupan sehari-hari, butir-butir Pancasila yang terkandung didalamnya dipahami dan diamalkan dengan sempurna,” pungkasnya.

Rilis

- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Latest article