Pamekasan, (Media Madura) – Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pamekasan, Madura, Jawa Timur Taufikurrachman mengatakan, Anggarana Dana Desa (ADD) di daerahnya terpaksa dikurangi sekitar 10 persen.

Pengurangan itu kata Taufik, untuk penyesuaian ketersediaan anggaran yang dilakukan oleh pemerintah pusat, yaitu pengurangan Dana Alokasi Umum (DAU) ini berlaku bagi seluruh kota dan kabupaten di Indonesia, yang semula Rp 95 miliar kini menjadi Rp 93,5 miliar.

“Pengurangan DAU, imbasnya pada ADD juga akan berkurang karena penerimaan negera tidak mencapai target, maka DAU akan dikurangi,” katanya, Selasa (26/9/2017).

Sementara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, meminta agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2017 itu direvisi. Menurutnya, pengurangan jatah anggaran dari pusat tersebut akan menggangu program yang tersusun di APBDes.

“Makanya kami minta APBDes 2017 direvisi, biar kegiatan desa yang dilaksanakan berjalan sesuai dengan APBDes,” katanya.

“Namun meski terjadi pengurangan dan itu berdampak pada pembangunan, kami harap tidak begitu besar efeknya,” tutup Ismail.

Reporter: Rifqi
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan