Ilustrasi / google

Pamekasan, (Media Madura) – EMS (32) Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kelurahan Bugih, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur dilaporkan ke Kepolisian Resor (Polres) setempat karena diduga melakukan tindak pidana pencabulan.

Pria asal Desa Ponteh, Kecamatan Galis itu dilaporkan ke polisi oleh DNC (30) warga Desa Sumedangan, Kecamatan Pademawu. Alasan melaporkan karena sikorban berkali-kali mendapat perlakuan yang tak manusiawi di ruang kerjanya.

“Kejadiannya sekitar bulan Juli 2017, modusnya korban disuruh masuk kedalam ruangannya kemudian dicium hingga berkali-kali,” kata Kasubbag Humas Polres Pamekasan, AKP Osa Maliki, Kamis (7/9/2017).

Kejadian itu tambah Osa, berulang-ulang terjadi hingga bulan berikutnya, cuma si pelapor lupa hari dan waktu kejadiannya, dimungkinkan karena keseringan.

“Kajadiannya ketika jam istirahat, dan bukan hanya sekali dua kali,” tambahnya.

Menurut mantan kapolsek Pegantenan itu, si korban diancam jika tidak menuruti kemauan pelaku, dengan ancaman akan dipermalukan di muka umum.

“Sekarang mungkin sudah tidak tahan selalu digituin, kan dia di ancam oleh PNS itu,” tutup Osa.

Saat ini laporan tersebut sudah masuk tahap penyidikan, di meja Reserse Kriminal (Reskrim) unit Perlindungan Prempuan dan Anak (PPA).

Reporter: Rifqi
Editor : Ahmadi

Tinggalkan Balasan