Perseru Serui versus Madura United di Stadion Marora, Senin (28/8/2017).

Pamekasan, (Media Madura) – Hasil negatif diraih Madura United kala bertandang ke markas Perseru Serui dalam lanjutan Liga 1.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Marora, Serui, Senin (28/8/2017), gawang Laskar Sape Kerrab digelontor dua gol tanpa balas oleh tuan rumah melalui Boman Aime (16′) dan Escobar (62′).

Pelatih Madura United, Gomes De Oliviera menyebut kekalahan timnya akibat pemainnya kecepakan karena menuju markas Perseru memakan waktu panjang dan melelahkan, bukan hanya perjalanan udara, perjalanan darat pun ditempuh Fabiano Beltrame dkk.

“Pertandingan tidak gampang untuk Madura United, ada beberapa pemain yang masih kecapekan, tapi mereka tetap berjuang untuk kasih yang terbaik,” ucap Gomes.

Sehari sebelum pertandingan, pelatih asal Brasil itu mengatakan, bahwa Perseru superior bermain di kandang sendiri. Terbukti, timnya dibuat tak berkutik oleh Boman Aime cs.

“Di babak pertama kita kebobolan satu bola mati. Di babak kedua, kita coba melakukan pergantian pemain untuk memainkan bola atas. Ternyata, tidak bisa jalan dengan baik. Serui cetak satu gol lagi, Madura United kalah,” jelasnya.

Namun, dengan kekalahan ini, Gomes bisa memetik pelajaran. Pihaknya, berjanji akan terus menggembleng anak asuhnya untuk persiapan pertandingan selanjutnya.

“Ke depan kita harus perbaiki lagi, Madura United harus kembali ke tren positif,” tandasnya.

Dengan raihan negatif ini, Madura United semakin memperlebar jarak dengan pemuncak klasemen. Kini posisinya di peringkat kelima dengan 36 poin.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan