Sumenep, 27/8 (Media Madura) – Sebuah foto yang memperlihatkan dua tokoh penting di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur beredar luas lewat group media sosial WhatsApp. Foto yang langka ditemukan sejak tahun 2015 lalu. 

Ya, Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi berpose bareng dengan mantan pesaingnya di Pilkada Sumenep dua tahun lalu, ia adalah Dewi Kholifah atau lebih dikenal Nyi Eva.

Ketika itu, keduanya sama-sama menjadi calon Wakil Bupati, yaitu Achmad Fauzi digandeng A. Busyro Karim (jadi pemenang dan kini meduduki orang nomor satu dan dua Kabupaten Sumenep). Sedangkan Nyi Eva merupakan wakil dari Zainal Abidin.

Menariknya, saat itu memang hanya ada dua pasangan calon yang maju memperebutkan kurai Bupati-Wakil Bupati Sumenep. Artinya, Zainal-Eva menjadi penantang utama Busyro-Fauzi yang notabene berstatus calon incombent.

Persaingan ketat pun tak dapat terhindarkan kala itu. Sebab, selain adanya koalisi partai yang tidak berimbang, masyarakat Sumenep saat itu dihadapkan pada dua pilihan saja, kalau tidak nomor satu maka harus nomor dua. 

Tetapi itu hanya cerita masa lalu, yang mungkin sudah banyak orang melupakannya, termasuk para “prajurit” kedua paslon yang mati-matian memperjuangkan untuk kemengan jagoannya itu.

Kini sudah berubah, Busyro-Fauzi swbagai pemenang tengah menghabiskan waktunya menepati janji-janji politiknya untuk mensejahterakan masyarakatnya, sementara Zainal-Eva juga sudah kembali ke aktifitas asalnya sebagai pengusaha, birokrat dan aktifis wanita.

Nah, hal menarik saat Achmad Fauzi dan Nyi Eva kembali berjumpa di sebuah acara, yaitu Pelatikan Pengurus Cabang Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Sumenep, Minggu (27/8/2017). Nyi Eva sebagai Ketua IWAPI, dan Achmad Fauzi menjadi jajaran pembina.

Jika melihat pose di foto ini, nampak tak ada rasa canggung sedikutpun diantara keduanya, senyum merekah terus mereka tebar seolah tak pernah ada rivalitas antara keduanya. 

Mungkin bagi mereka yang pernah bersama-sama merasakan persaingan langsung keduanya (tim sukses) atau bahkan masyarakat Sumenep secara umum melihat mereka “bertarung”, foto ini seperti memberi rasa adem bagi yang melihatnya.

Karena bagaimanpun, mereka pernah menjadi rival berat, mereka pernah bersaing dengan sangat ketat yang tentu tidak hanya menguras tenaga tapi juga emosi. 

Namun, kini mereka terlihat sudah “bersatu”, melupakan siapa yang pernah kalah dan siapa yang pernah menang, bahkan mereka nampak saling mendukung satu sama lain dalam upaya membangun Kabuapaten Sumenep tercinta ini.

Reporter : Rosy
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan