Sampang, 14/8 (Media Madura) – Komandan Distrik Militer (Dandim) 0828 Sampang Letkol Inf Indrama Bodi menyatakan siap menggelar doa bersama di Masjid Agung Sampang pada Kamis 17 Agustus 2017 pukul 16.00 WIB. Acara doa bersama atau kegiatan yang disebut Aksi 171717 digelar di seluruh markas TNI di Indonesia dimaksud guna memohon rahmat Allah untuk bangsa Indonesia.

“Kami siap melaksanakan aksi doa bersama secara serentak di seluruh Indonesia, tinggal menunggu hari pelaksanananya saja,” kata Dandim 0828 Sampang Letkol Inf Indrama Bodi, Senin (14/08/2017).

Aksi 171717 yang digagas Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bertajuk ‘Indonesia Lebih Kasih Sayang’ akan dilakukan pada 17 Agustus 2017 mendatang dan dilaksanakan secara serentak pada pukul 17.00 WIB.

Doa bersama akan dilakukan selama satu jam pada pukul 17.00-18.00. Bagi prajurit yang beragama Islam, rangkaian acara akan dilakukan diantaranya dengan pembacaan Al-Quran.

Tujuan kegiatan ini adalah agar bangsa Indonesia mendapat kasih sayang dari sesama rakyat dan menyayangi alam. Ini agar bangsa Indonesia akan bisa membangun, sebagaimana dicontohkan para pendiri bangsa di masa kemerdekaan.

Latar belakang Aksi 171717 berasal dari Pembukaan UUD 1945. Di situ disebutkan, kemerdekaan Indonesia bisa tercapai atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa serta diiringi oleh keinginan yang luhur.

Karena itulah, Indrama Bodi, langkah ini dilakukan untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari kekhawatiran yang dapat memecah-belah persatuan dan kesatuan masyarakat Indonesia yang Berbhineka Tunggal Ika.

“Acara doa bersama ini melibatkan prajurit semua agama dan masyarakat umum, dan kita harus mempertahankan NKRI, dengan kekuatan doa kepada tuhan yang maha esa, NKRI ini tetap teguh,” jelasnya

Dengan demikian, melalui aksi yang akan dilakukan pada hari kemerdekaan Republik Indonesia, jika sudah tertanam dan menyerahkan kepada Tuhan serta berdoa dengan sungguh-sungguh, niscaya Negara Kesatuan Republik Indonesia ini tidak akan pecah dan tetap bersatu.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan