Sampang, 1/8 (Media Madura) – Anggota DPD RI Ahmad Nawardi meninjau ketersedian beras di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre XII Madura yang berada di Jalan Dipenogoro Kelurahan Banyuanyar Kota Sampang, Selasa (1/8/2017) pukul 11.00 WIB.

Kedatangan itu berawal laporan masyarakat ada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari wilayah Kecamatan Omben dan Kedungdung belum menerima bantuan beras untuk keluarga sejahtera (Rastra).

Alhasil, sidak kali ini ditemukan penumpukan rastra di gudang Bulog tersebut. Bahkan, diketahui penyerapan rastra untuk wilayah Sampang hanya terserap 15 persen dari 1.792.680 Kg pagu bulanan, terhitung sejak bulan Januari hingga Bulan Juli 2017.

“Ternyata masih banyak penumpukan rastra di gudang bulog,” ujar Ahmad Nawardi, Selasa.

Nawardi menuturkan, pengakuan pihak Bulog terjadinya penumpukan rastra karena belum bisa didistribusikan dan masih dilakukan penebusan oleh pihak terkait. Namun, dirinya meminta agar Pemkab Sampang segera melakukan pendistribusian, mengingat kondisi rastra tergolong tidak bisa bertahan lama.

Untuk itu, ia berpesan agar masyarakat bisa melaporkan kepada kepala desa maupun camat setempat terkait belum menerima rastra. Jika tanpa tanggapan bisa langsung mendatangi Bulog. 

“Kalau ada laporan itu langsung saja datang ke Bulog atau pihak terkait lainnya pasti ditindaklanjuti karena sudah ada datanya, kalau terjadi penyimpangan, jangan segan-segan melaporkannya kepihak kepolisian langsung,” tegasnya.

Kepala Bulog Sub Divre XII Madura di Sampang, Syafarudin Arif, mengatakan gudang Bulog saat ini hanya mampu menampung 1.000 ton beras dari kuota setiap bulan sebanyak 1.800 ton. Sedangkan, data rekapitulasi penyerapan rastra hingga Juli tahun 2017 baru didistribusikan mencapai 45,38 persen.

“Gudang Bulog yang ada di Sampang memang saat ini sedang dalam proses pengajuan renovasi, apabila ada persoalan seperti berat rastra kurang dari berat sesuai ketentuan atau kualitas masyarakat langsung menyampaikan ke Kades agar bisa secepatnya diganti,” tandasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan