Pamekasan, 2/5 (Media Madura) – Sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sempat khawatir, karena sempat terjadi pemadaman listrik sekitar 25 menit.

Kepala SMPN 2 Pamekasan, Mustakim mengatakan, para guru dan peserta UNBK sempat kalangkabut, pasalnya listrik yang digunakan sempat padam.

“Ya sempat khawatir karena mati lampu, tapi kami menyediakan genset sih,” katanya, Selasa (2/4/2017).

Yang dikhawatirkan oleh Mustakim, bukan karena mati lampunya melainkan data yang dimasukkan oleh peserta UNBK takut hilang atau harus mengulang dari awal karena tersalur ke Internet.

“Kasihan anak-anak sih, tapi pemadaman ini kayaknya se Madura,” tambahnya.

Sementara Novi Widianingsih, manajer Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Pamekasan menyatakan, padamnya listrik itu ada gangguan transmisi 150 KV jalur Tandes Perak dan Perak Ujung. Jadi untuk seluruh Madura padam.

“Penyebab padam yaitu jaringan SUTT kena balon udara di dekat Tol Perak, Moro Krembangan Kodikal,” katanya singkat.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan