Sumenep, 5/4 (Media Madura) – Ternyata Kepolisian Sektor (Polsek) Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur sudah lama berhasil meringkus sopir Bus Mini yang diduga melakukan pemerkosaan terhadap penumpangnya beberapa waktu lalu.

Sebagaimana rilis Humas Polres Sumenep menyebutkan, pelaku sudah ditangkap pada Kamis (30/3/2017) lalu, atau sehari setelah kejadian, yaitu Rabu (29/3/2017).

Pelaku diketahui bernama Mohammad Sadik alias Mad (40), warga Dusun Langsar Daya, Desa Langsar, Kecamatan Saronggi.

“Pelaku diduga telah memaksa perempuan yang bukan istrinya bersetubuh dengan dia, dan atau dengan kekerasan atau ancaman sesuai dengan Pasal 285 dan atau 289,” Terang Kabag Humas Polres Sumenep, AKP. Suwardi, Rabu (5/4/2017).

Pelaku melakukan tindakan bejatnya itu di dalam kamar rumah milik Deni Hermawan alias Asmuni Dusun Pangbungkok RT 03 RW 003 Desa Babbalan, Kecamatan Batuan Sumenep.

Kata Suwardi, peristiwa bermula saat korban NL (31) warga Dusun Preng Ampel RT 08 RW 04 Desa Pamoroh, Kecamatan Kadur Kabupaten Pamekasan, pada Rabu (29/4/2017) sekira pukul 15.00 WIB menaiki Bus Mini wana hijau kombinasi kuning jurusan Pamekasan-Sumenep yang diikemudikan oleh pelaku.

“Sesampainya di Sumenep, pelaku mengajak penumpangnya ini ke pencucian mobil di Desa Gunggung Kecamatan Batuan, memberinya minum air kelapa, ” bebernya.

Lalu, lanjut Suwardi, sekira pukul 16.00 WIB, pelaku membawa korban ke daerah Batuan tepatnya di rumah Deni Hermawan.

“Disanalah kejahatan terjadi, pelaku memaksa korban melakukan hubungan layaknya suami isteri, meski korban menolak tapi pelaku terus memaksa. Saat ini pelaku sudah mendekam dibalik jeruji besi,” pungkas Suwardi.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan