Pamekasan, 5/3 (Media Madura) – Tiga pengendara motor yang tewas terlindas truk fuso di Jalan Raya Sumedangan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Sabtu (5/3/2017) malam, telah diketahui identitasnya.

Kasatlantas Polres Pamekasan, AKP Sumaryanto mengatakan, dari tiga jenazah cuma satu yang identitasnya lengkap. Yakni, atas nama Ahmad Nahroni (18) warga Desa Rombesan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep.

Kata dia, jenazah Nahroni sudah dibawa pulang oleh keluarga korban dari RSUD dr Slamet Martodirjo Pamekasan.

“Yang dua jenazah ini masih di rumah sakit. Karena belum dikenali identitasnya. Pihak keluarga juga belum tahu. Kami juga sudah menghubungi pihak Polsek Pragaan, tapi ternyata sampai hari ini belum ada pihak keluarga yang menjemput,” kata Sumaryanto kepada medimadura.com, Minggu (5/3/2017).

Sumaryanto mengungkapkan, ketiga korban tewas di tempat kejadian perkara (TKP) akibat terlindas truk fuso pengangkut batu. Mereka tewas dengan kondisi mengenaskan.

“Korban atas nama Ahmad Nahroni mengalami luka robek dan kepala hancur. Dua rekannya mengalami patah tulang terbuka paha kiri dan kepala remuk, satunya mengalami luka paha kanan patah terbuka dan bengkak dada,” jelasnya.

Sumaryanto menceritakan, sebelum kejadian Nahroni dan dua rekanya yang berboncengan tiga mengendarai sepeda motor nopol M 6352 WN dari arah Sumenep menuju Pamekasan dengan kecepatan tinggi.

Sampai di Jalan Raya Sumedangan, sekitar 100 meter sebelah timur jembatan Sumedangan, Nahroni kehilangan kendali karena menghindari kubangan sehingga terpental ke jalur yang berlawanan arah. Saat bersamaan melintas truk fuso yang dikendarai Badri.

Ketiga korban yang masuk ke bawah truk fuso sempat terseret sejauh kurang lebih 5 meter.

Sumaryanto menambahkan, Badri (48) yang diketahui warga Desa Madurejo, Kecamatan Sambung Makmur, Kabupaten Banjar, beserta truk fuso sudah diamankan ke kantor Satlantas Polres Pamekasan. Motor milik korban juga diamankan sebagai barang bukti.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan