Sumenep, 24/2 (Media Madura) – Sudah satu bulan lebih tim sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) yang dibentuk oleh Pemerintah kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dikukuhkan.

Namun hingga kini, tim yang diketuai oleh Wakapolres Sumenep, Kompol Sutarno ini masih terkesan adem ayem, karena belum ada satu pun langkah yang mengesankan.

Padahal, dengan adanya tim Saber Pungli ini banyak yang mengapungkan asa agar ada pengungkapan terhadap kasus pengutan liar yang mungkin ada di lingkungan Pemkab Sumenep.

Kompol Sutarno ketika dikonfirmasi tidak mengelak jika sampai saat ini timnya belum melakukan pengungkapan apapun. Namun kata dia, bukan berarti timnya tidak bekerja.

“Kita punya pokja, dan pokja Intelejen sudah melakukan langkah-langkah, diantaranya mendeteksi pelayanan-pelayanan publik yang diduga ada penyimpangan,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, di tubuh Saber Pungli terbentuk sejumlah pokja, dan antara satu pokja dengan pokja lainnya saling berkaitan.

“Saat ini pokja Intelejen sudah bergerak, tinggal menunggu laporan saja, sehingga nanti ditindak lanjuti oleh pokja pencegahan atau pokja penindakan,” jelasnya.

Dia juga menegaskan, demi tugas pokok dari Saber Pungli yaitu pemberantasan pungutan liar, pihaknya memastikan akan terus berupaya mendeteksi sejumlah instansi yang selama ini pelayanannya dikeluhkan masyarakat.

“Yang pasti dari tim kami akan melakukan sapu bersih pungutan liar, terutama ditempat-tempat pelayanan publik, sesuai dengan instruksi pak Presiden Joko Widodo,” tandas Sutarno.

Jadi, kini masyarakat tinggal menanti aksi nyata Saber Pungli ini, jika daerah lain sudah mulai menunjukkan tajinya dengan operasi-operasi tangkap tangan, tentu masyarakat juga berharap Saber Pungli Kabupaten Sumenep dapat melakukan hal serupa.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan