Sumenep, 16/2 (Media Madura) – Sambil menunggu kedatangan tim penjinak bom, Polres Sumenep terus melakukan observasi terhadap benda mirip bom yang ditemukan di rumah milik aktivis anti korupsi, Ahmad Effendi di Desa Pandian.

Observasi sudah berlangsung kurang lebih 4 jam. Hingga kini, tim penjinak bom yang didatangkan dari Polres Pamekasan belum tiba di lokasi.

“Tadi pukul 15.00 WIB sudah kami hubungi mas, informasinya masih menjemput tim yang ada di Kecamatan Omben Sampang, nggak tahu sekarang sudah sampai dinama,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi kepada awak media.

Sebelumnya, Kapolres Sumenep AKBP H Joseph Ananta Pinora langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) penemuan benda mirip bom di rumah aktivis anti korupsi.

“Bentuk yang ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB oleh pemilik rumah ibu Nur Farida terbungkus kresek warna hitam ini seperti bom pipa. Bom pipa ini sngat berbahaya,” katanya.

Menurut Pinora, benda yang terdiri dari 7 pipa paralon itu, berdasarkan hasil sensor alat yang dimiliki kepolisian setempat ada indikasi material logam.

“Kita harus waspada, walaupun benda ini tidak mengeluarkan panas. Namun, bahan peledak itu bisa juga menimbulkan reaksi dingin,” sambungnya.

Kendati demikian, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak panik, karena pihaknya sudah menghubungi tim penjinak bom dari Pamekasan.

“Kami sudah memanggil tim Gegana dari Pamekasan, sekitar 1 jam lagi sudah sampai ke TKP,” tandasnya.

Pantauan di lokasi, hujan yang menguyur lokasi penemuan benda mirip bom membuat aparat kepolisian terpaksa berteduh di rumah-rumah warga sekitar. Kini TKP masih dipasangi police line.

Reporter: Panji Agira
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan