Sampang, (Media Madura) – Pelaku penganiayaan yang menyebabkan petugas SPBU Camplong terluka bersimbah darah akhirnya menyerahkan diri ke polisi setelah sempat melarikan diri, Rabu (29/10/2025).
Pelaku berinisial M (65), warga Kecamatan Camplong, datang ke Mapolres Sampang sekitar pukul 12.35 WIB, dengan didampingi pihak keluarga.
Penjagaan ketat dilakukan selama pelaku menyerahkan diri untuk menghindari potensi bentrokan. Pelaku langsung diperiksa penyidik di Ruang Unit III Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Satreskrim Polres Sampang.
Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan pelaku menyerahkan diri setelah aparat kepolisian intens berkomunikasi dengan pihak keluarga.
”Benar, pelaku menyerahkan diri ke Polres Sampang didampingi keluarganya,” ucap Puji, Rabu.
Ia menegaskan, penyidik akan tegak lurus dalam menangani dan mengungkap kasus penganiayaan terhadap petugas SPBU Camplong, Hairuddin (29) warga Dusun Gung Dalem, Desa Banjar Talelah, Kecamatan Camplong.
”Proses penyidikan tetap berjalan sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan terhadap pihak-pihak lain yang diduga terlibat,” tegasnya.
Sebelumnya, peristiwa berdarah ini terjadi pada Senin (20/10/2025) sekitar pukul 01.00 WIB di area SPBU 5469206 Camplong, Jalan Raya Camplong, Desa Tambaan, Kecamatan Camplong.
Penganiayaan tersebut terekam kamera pengawas CCTV dan viral di media sosial. Awalnya pelaku terlibat cekcok dengan korban akibat barcode kendaraan mengalami error saat mengisi BBM.
Insiden berdarah itu menyebabkan korban terluka bersimbah darah dibagian tubuh korban akibat senjata tajam. Saat ini korban masih dirawat di rumah sakit. (Ryan Hariyanto/Znl)
Pelaku Penganiayaan Petugas SPBU di Sampang Serahkan Diri ke Polisi
- Advertisement -


