24.7 C
Madura
Sabtu, Maret 7, 2026

Kasus Campak di Sampang Meningkat sejak Awal September 2025

Must read

- Advertisement -
Redaksi
Redaksihttps://mediamadura.com
Media online yang menyajikan informasi seputar Madura. Bernaung dibawah PT Media Madura Group.

Sampang, (Medi Madura) – Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Sampang mencatat adanya kenaikan pada kasus campak dan rubella di wilayah itu. Sejak awal September 2025 jumlahnya mencapai 653 kasus.

‎”Kasus campak di Sampang ada kenaikan selama periode dua bulan yaitu 220 kasus, pada Agustus sebanyak 433 kasus dan September 653 kasus,” ucap Kepala Dinkes-KB Sampang dr. Dwi Herlinda Lusi Harini, Jumat (19/9/2025).

‎Dia menyebut, kasus campak ditemukan antara lain di wilayah Desa Dharma Tanjung Kecamatan Camplong, dan Kecamatan Omben. Di wilayah ini tingkat penularannya paling cepat dibanding wilayah lain di Sampang.

‎Antisipasi penyebarannya meluas, Dinas Kesehatan bersama pemangku wilayah telah melakukan Outbreak Response Immunization (ORI) atau kegiatan imunisasi campak massal sebagai penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB).

‎”Target utama imunisasi massal itu anak berusia 9 bulan sampai 7 tahun, nanti pemberian imunisasi tambahan MR untuk campak dan rubella serentak dilakukan seluruh kecamatan per tanggal 15 September 2025,” ujarnya.

‎Imunisasi tersebut bertujuan agar anak mendapatkan kekebalan tubuh secara optimal terhadap campak dan rubella. Saat ini upaya pemantauan ketat terus dilakukan dengan melibatkan Puskesmas dan fasilitas kesehatan di desa.

‎Kata Dwi Herlinda, peran serta seluruh elemen masyarakat mulai dari camat, lurah, RT/RW, tokoh agama hingga sekolah sangat diperlukan untuk mendukung program imunisasi campak rubella.

‎”Semua harus terlibat untuk memastikan anak-anak kita mendapat imunisasi lengkap agar terbebas terjangkit kasus campak dan rubella serta menekan penyebarannya,” kata dia.

‎Pihaknya juga mengingatkan masyarakat membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Yaitu menjaga kebersihan lingkungan dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

‎”Cuci sebelum makan dan setelah bepergian dapat mencegah terbebas dari penyakit,” pungkasnya. (Ryan Hariyanto/Znl)

- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article