Minggu, Januari 29, 2023

2023 Guru PAUD Sampang Terima Insentif Rp 1 Juta

Must read

- Advertisement -
Redaksihttps://mediamadura.com
Media online yang menyajikan informasi seputar Madura. Bernaung dibawah PT Media Madura Group.

Sampang, (Media Madura) – Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang akan memberikan insentif bagi guru yang mengajar di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di lembaga swasta maupun negeri. Nominalnya sebesar Rp 1 juta rupiah setiap guru.

Alokasi anggaran yang disediakan sekitar Rp 1,9 miliar bersumber dari APBD tahun 2023. Pagu anggaran tersebut sudah disahkan oleh DPRD.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang Edi Subinto melalui Kabid PAUD dan Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) Rahmad Ariyanto menyatakan, insentif diberikan kepada 1.900 guru PAUD se-Kabupaten Sampang. Setiap guru berhak menerima Rp 1 juta per tahun.

“Insentif Rp 1 juta selama setahun kepada 1.900 guru PAUD swasta maupun negeri,” ucap Ariyanto ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/11/2022).

Jumlah PAUD se-Kabupaten Sampang mencapai 911 lembaga, terdiri dari 1 PAUD negeri dan sisanya 910 PAUD swasta.

Lalu, kapan proses pencairan insentif guru PAUD. Ariyanto menyampaikan, secepatnya pencairan insentif segera terealisasi. Saat ini Disdik masih proses menyiapkan regulasi sebagai dasar pemetaan penerima insentif bagi guru PAUD. Sekaligus untuk memvalidasi data guru yang layak menerima insentif.

Ariyanto mengatakan, kriteria dan syarat wajib guru penerima insentif yaitu terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik), memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK), masa pengabdian lama mengajar, serta memenuhi beberapa kualifikasi lainnya.

“Kami akan menyesuaikan kemampuan anggaran kita, semisal nanti mengerucut jumlah penerimanya lebih dari 1.900 guru maka syarat utama wajib diperhitungkan dan disesuaikan secara detail,” katanya.

Anggota Komisi IV DPRD Sampang Moh Iqbal Fathoni menuturkan, disetujuinya alokasi anggaran insentif guru PAUD merupakan kebijakan rasional dalam menunjang kesejahteraan dan bentuk apresiasi terhadap profesi tenaga pendidik.

Mengingat, sejauh ini guru PAUD tidak mendapatkan honor apapun. Mereka juga sempat mengadu ke DPRD terkait kesejahteraannya.

“Karena mereka memegang peranan penting bagi kemajuan sebuah daerah, apalagi guru PAUD juga menjadi ujung tombak guna melahirkan dan menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul dan berkualitas,” tandasnya. (Ryn/Zainol)

- Advertisement -
spot_imgspot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article