Minggu, Juni 26, 2022

Buntut Pernyataan Arteria Dahlan, Mitra Jatim Demo Kejati

Must read

Redaksihttps://mediamadura.com
Media online yang menyajikan informasi seputar Madura. Bernaung dibawah PT Media Madura Group.

Surabaya, (Media Madura) – Ratusan massa mengatasnamakan Militansi Rakyat Jawa Timur (Mitra Jatim) menggelar unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, di Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Senin (31/1/2022) siang.

Dalam aksinya, spanduk kecaman bertuliskan ‘Arteria Dahlan Manusia RASIS’ terbentang saat aksi demo yang mayoritas massa dari emak-emak.

Ketua Mitra Jatim sekaligus Korlap Aksi Busiri menuturkan, aksi demonstrasi kali ini dalam rangka upaya memberikan dukungan moral kepada lembaga Kejaksaan Agung yang disampaikan melalui Kejati Jawa Timur untuk menyapu bersih tindakan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) di Indonesia.

“Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Kepala Kejaksaan Nusa Tenggara Timur (NTT) Dr. Yulianto dalam kurun waktu 1 tahun 2 bulan bertugas berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp 1,28 triliun dari tangan para koruptor di NTT,” ucapnya.

Selain itu, dalam aksi demonstrasi ini mereka juga mengecam pernyataan anggota DPR RI Arteria Dahlan yang dianggap rasis. Sebab, Arteria Dahlan menuduh Kajati NTT Dr. Yulianto melakukan pemerasan, namun tuduhan itu tidak terbukti.

Mitra Jatim menilai, Arteria Dahlan telah mengancam lembaga Kejagung atas inisiatif pemindahan Kajati NTT Yulianto, ke Kejati Jawa Timur. Ancaman ini mencuat saat rapat dengar pendapat (RDP) Kajagung dengan Komisi III DPR RI.

“Kalau sampai dia jadi Kajati Jawa Timur (Dr. Yulianto – Red) urusannya sama saya, Pak! Panjang, Pak! Masak tukang ancam masuk Dapil saya, Pak! Gak boleh begitu, Pak!” ucap Busiri menirukan suara Arteria Dahlan ketika RDP.

Kesimpulannya, lanjut Busiri, bila tuduhan Arteria Dahlan tidak terbukti, lalu atas dasar apa dia melarang Kejagung untuk melakukan mutasi terhadap Dr. Yulianto masuk di Kejati Jawa Timur.
“Apakah ia punya wewenang melebihi lembaga Kejaksaan Agung,” tegas Busiri.

Untuk itu, sejumlah tuntutan yang mereka sampaikan diantaranya, bersihkan lembaga kejaksaan dari KKN, bersihkan lembaga DPR dari manusia rasis seperti Arteria Dahlan, bongkar rencana terselubung Arteria Dahlan yang melarang Kejati NTT berpindah tugas ke Jawa Timur.

Lalu tuntutan lainnya, mengecam penggunaan hak imunitas anggota DPR secara tidak profesional, dan mendukung penuh Dr. Yulianto sebagai putra terbaik Jawa Timur untuk memimpin Kejati Jatim di masa depan.

“Kami ingin Jawa Timur bersih dari KKN dan manusia rasis,” pungkasnya. (Ryan/Arf)

- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Latest article