Jumat, Desember 2, 2022

Regrouping Sekolah di Sampang Lamban

Must read

- Advertisement -
Redaksihttps://mediamadura.com
Media online yang menyajikan informasi seputar Madura. Bernaung dibawah PT Media Madura Group.

Sampang, (Media Madura) – Dewan Pendidikan menyanyangkan Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang karena dinilai lamban untuk melakukan regrouping (penggabungan) dan merelokasi sekolah-sekolah yang tidak memenuhi populasi siswa.

“Disdik kurang serius dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, padahal rencana ini digaungkan sejak tahun 2021,” kata anggota Dewan Pendidikan Sampang Zainuddin, Rabu (26/1/2022).

Menurut dia, padahal penggabungan tersebut akan menjadi solusi mengatasi masalah kekurangan tenaga guru, demi peningkatan mutu, serta efisiensi biaya bagi perawatan gedung sekolah di wilayah Kabupaten Sampang. Faktanya, hingga kini Disdik belum ada tindakan nyata dan sebatas wacana.

“Kelau seperti ini terus terkesan hanya wacana saja,” ucapnya.

Kabid Pembinaan SD Disdik Sampang Arif Budiansor menyikapi tudingan tersebut. Pihaknya mengakui, hingga kini belum bisa melakukan regrouping sekolah yang tidak mencukupi syarat rombongan belajar (Rombel) disebabkan karena teknis masih dibahas oleh pimpinan Dinas Pendidikan Sampang.

“Masih dibahas oleh Kadisdik, tunggu saja,” ujar Arif Budiansor.

Dirinya menjelaskan, di Sampang ada sekolah yang tidak memenuhi target minimal rombel dan itu layak untuk diregrouping, namun dirinya tidak mengetahui pasti jumlah sekolah yang tidak memenuhi syarat rombel tersebut.

Rombel setiap sekolah minimal ada 60 siswa. Jika populasi siswa tidak memenuhi syarat itu maka akan dilakukan regrouping dengan sekolah lainnya.

“Sekolah yang tidak memenuhi 60 sisa menjadi pertimbangan untuk diregrouping, cuma belum bisa dipastikan kapan itu dilakukan,” imbuhnya. (Ryan/Zainol)

- Advertisement -
spot_imgspot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article