Pilkades serentak di Sampang Resmi Digelar 2025

Sekretaris Daerah Yuliadi Setiawan dalam konferensi pers di aula Pemkab Sampang terkait pelaksanaan Pilkades serentak digelar tahun 2025, Senin (5/7/2021) siang. (Ryan/MM).
Advertisement

Sampang, (Media Madura) – Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang Yuliadi Setiawan bersama Biro Hukum, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), dan Diskominfo menggelar konferensi pers terkait kelanjutan pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Sampang.

Konferensi berlangsung di aula besar Pemkab Sampang Jalan Jamaluddin, Senin (5/7/2021) siang.

Yuliadi mengatakan, pelaksanaan Pilkades serentak resmi akan digelar di tahun 2025 mendatang. Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan segala aspek dan kondisi serta berdasarkan landasan yuridis.

“Pelaksanaan Pilkades serentak bukan ditunda, tetapi kita menjalankan amanah peraturan perundang-undangan mengenai pelaksanaan Pilkades di seluruh desa pada wilayah kabupaten, jadi akan dilaksanakan serentak di tahun 2025,” ucap Yuliadi Setiawan.

Landasan yuridis yakni berdasarkan UU Nomor 6 tahun 2014 tentang desa, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 tahun 2014 diubah dengan PP Nomor 47 tahun 2015, dan Permendagri Nomor 112 tahun 2014, Permendagri Nomor 65 tahun 2014, dan Permendagri Nomor 72 tahun 2020.

Selanjutnya, SK Bupati Sampang tertuang dalam Perbub Nomor 188.45/272/KEP/434.013/2021 tertanggal 30 Juni 2021 tentang pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Sampang.

Dalam kutipan yuridis itu menyatakan bahwa pelaksanaan Pilkades serentak dilaksanakan di seluruh desa pada wilayah kabupaten, untuk menghindari hal-hal negatif dalam pelaksanaannya.

Kemudian, dalam Permendagri menyatakan bahwa Pilkades dilaksanakan secara serentak satu kali atau dapat bergelombang.

Kata Yuliadi, gelombang pelaksanaan Pilkades di Sampang dilakukan sejak tahun 2015, 2017, dan 2019. Dalam kurun waktu 6 tahun itu pemerintah daerah dapat paling banyak tiga kali melakukan pelaksanaan Pilkades.

“Nah…. kami di Sampang sudah melaksanakan Pilkades bergelombang ketiga kalinya dan saatnya untuk serentak di seluruh desa di kabupaten,” ujar Yuliadi.

Tak hanya itu, Sekda Sampang menegaskan, pemerintah daerah berkewajiban melindungi dan menyelamatkan masyarakat ditengah pandemi.

“Apabila kemungkinan akan terjadi gejolak kita akan siap saja menerima masyarakat, tapi jika terjadi unjuk rasa menjadi kewenangan pihak keamanan,” tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Pembinaan Pemerintahan Desa DPMD Sampang Irham Nurdayanto menyatakan, sudah saatnya Pemkab Sampang periodesasi kedua ini melaksanakan Pilkades serentak di seluruh desa di kabupaten pada tahun 2025. Mengingat kepala desa paling akhir masa jabatannya berakhir pada Januari tahun 2026.

“Makanya akan digelar 2025, ini adalah bentuk konsekuensi dari suatu ketentuan,” jelasnya Irham.

Menurut Irham, alasan digelarnya Pilkades di tahun 2025 selain landasan yuridis karena pertimbangan terbitnya Permendagri Nomor 72 tahun 2020. Dimana proses pelaksanaan Pilkades di masa pandemi saat ini.

“Kondisional saat ini juga menjadi bahan pertimbangan kita,” pungkasnya. (Ryan/Arf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here