CCTV Tak Berfungsi, Kriminal di Pasar Sampang Kian Marak

Pasar Srimangunan Sampang. (Ryan Hariyanto/MM).
Advertisement

Sampang, (Media Madura) – Aksi kriminal yang terjadi di kawasan Pasar Srimangunan Sampang belakangan ini marak. Pasar tradisional di tengah kota itu tak luput dari peristiwa pembobolan kios hingga kejadian pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Pada pekan lalu, Rabu 26 Mei 2021 kios pedagang di lantai II Blok A dibobol maling. Kejadian pencurian tersebut sudah keempat kalinya. Namun sayang, pelaku kejahatan yang beraksi di pasar Srimangunan sulit terungkap.

Penyebabnya, karena CCTV di sekitar pasar tak berfungsi sehingga menyulitkan pihak berwajib dalam memburu pelaku.

“Sebagian kasus kejahatan ada yang terungkap dan pelakunya ditangkap berkat kamera pengawas atau CCTV, tapi kalau di pasar sulit karena kamera mati,” ucap Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Sudaryanto, Rabu (2/5/2021).

Sudaryanto menuturkan, keberadaan CCTV juga dapat mencegah terjadinya tindak kriminalitas. Dengan begitu, kamera tersebut membuat calon pelaku urung berbuat jahat lantaran takut tertangkap.

“Secara logikanya kan begitu, ada CCTV orang yang akan berbuat jahat pasti takut,” kata dia.

Sementara dari keterangan Kepala Pasar Srimangunan Misnaki menyebutkan, terdapat 15 titik CCTV tersebar di sejumlah sudut pasar, diantaranya Blok A, Blok B, Blok C, Blok D, dan Blok E.

“CCTV yang tersebar di beberapa titik kondisinya tidak aktif alias rusak pasca kejadian kebakaran dulu,” tutur Misnaki.

Upaya mengantisipasi kejadian serupa, pengelola pasar mengajukan pemasangan kamera pemantau tahun ini dan kemungkinan akan segera terpasang.

“Karena sangat penting makanya kita ajukan guna meningkatkan keamanan pasar, sambil lalu kita saat ini menerapkan sanksi menanggung kerugian bagi petugas keamanan (Satpam) bila terjadi pencurian lagi,” pungkasnya.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.