Mesin PDI Perjuangan Pamekasan Mulai Dihangatkan, Seluruh Kader Dikumpulkan

Advertisement

Pamekasan, (Media Madura) – Pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan mulai tingkat kabupaten hingga kecamatan berkumpul. Pertemuan kader pantai pemenang Pemilu tahun 2019 ini digelar di ballroom hotel Odaita. Minggun(30/05/2021) pagi.

Seluruh kader PDI Perjuangan dari 13 kecamatan itu dikumpulkan dalam rangka musyawarah anak cabang secara serentak dalam satu hari dan dilaksanakan dalam dua gelombang.

Sekretaris DPC PDIP pamekasan Nadi Mulyadi mengatakan, untuk gelombang pertama digelar 7 Kecamatan dan gelombang kedua  sebanyak 6 kecamatan.

“Program ini merupakan musyawarah anak cabang. Jadi seluruh kader kita kumpulkan dalam satu hari dan bertahap,” katanya.

Dikatakan Nadi, salah satu tujuan dikonsolidasikannya seluruh kader partainya itu untuk mempersiapkan pemilu mendatang di mana PDI perjuangan akan berjuang meraih kursi di DPRD Pamekasan.

“Pada Pileg tahun 2024 mendatang target kami satu kursi Pimpinan DPRD atau satu fraksi satu dapil satu perwakilan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono dalam sambutan pembukaan Musancab Serentak itu mengingatkan kepada seluruh kader PDI Perjuangan Pamekasan untuk bekerja dengan ber sungguh-sungguh sesuai dengan penugasan dari partai. Baik ditugaskan sebagai pengurus struktural, sebagai legislatif maupun eksekutif.

“Kalau sudah penugasan partai, apa pun itu, ya harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, sesuai dengan arahan pimpinan dan peraturan Partai. Termasuk penugasan sebagai Pengurus PAC,” ujar Deni.

“Izinkan saya mengutip kata-kata Bung Karno. Karma Nevad Ni Adikaraste Ma Phaleshu Kada Chana, Kerjakanlah kewajibanmu dengan tidak menghitung-hitung akibatnya. Karena jika bukan kamu yang menikmatinya, maka anakmulah yang akan menikmatinya. Kalau bukan anakmu, maka cucumulah yang akan menikmatinya,” sambung Deni.

Ketua PA GMNI Jawa Timur ini juga menuturkan, ia sering mendengar curhatan dari para kader PDI Perjuangan Madura, bagaimana susahnya berjuang dan meyakinkan masyarakat Madura. Para kader PDI Perjuangan di Madura, khususnya Pamekasan, harus benar-benar bekerja keras, dan perlu kesabaran revolusioner.

“Harus bekerja keras. Ke depan, kita harus mampu merangkul semua golongan. Kultur pamekasan dengan masyarakat relejius misalnya, maka kita harus bersinergi dengan tokoh-tokoh agama, terutama NU. Kita semua berlomba-lomba bekerja yang memberikan manfaat masyarakat,” tegas Deni.

Ia juga menekankan akan pentingnya belajar pada sejarah. Jangan sampai para kader dan pengurus PDI Perjuangan, jika pada saatnya nanti, diberi kepercayaan oleh masyarakat Pamekasan, kemudian terlena, sehingga menyebabkan dihukum oleh rakyat.

Acara ini diakhiri dengan pelantikan pengurus PAC 11 pengurus, 4 perempuan dan sisanya laki-laki yang rata-rata masih muda, milenial dan sudah lulus S1.

Musancab ini dibuka oleh Deny Wicaksono, wakil pemenangan pemilu DPD PDI P Jawa Timur
Dan dhadiri oleh Bupati Pamekasan, Badrut tamam.

Kegiatan ini berlangsung meriah dengan diawali dengan tari Muang Sangkal dan tari penutup yakni tari Olle Olang.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dalam sambutannya juga berbagi pengalaman tentang bagimana berjuang di jalur politik. Menurutnya menang butuh persiapan dan strategi, yaitu the power of silaturahim.(Ist/Arf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here