Fakta Kematian Wanita Muda di Bukit Ketapang Sampang, Korban Pamit Pergi Sekolah

Jasad korban dibawa ke RSUD dr Mohammad Zyn Sampang untuk diotopsi, Rabu (27/1 /2021) malam. (Ryan/MM).

Sampang, (Media Madura) – Sulaiha, seorang wanita muda ditemukan tewas di sebuah bukit Dusun Sumber Beringin, Desa Paopale Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Rabu (27/1/2021) siang.

Wanita berusia 17 tahun itu diduga korban pembunuhan. Ia ditemukan dengan kondisi telanjang, bahkan mayat korban sudah membusuk. Keluarga mencurigai kematian korban tidak wajar.

Berdasarkan keterangan paman korban, Budiri (30) menuturkan, Sulaiha sempat pamit pergi ke sekolah di Madrasah pada Selasa (19/1/2021) siang. Namun hingga sore hari, ia tak kunjung pulang.

“Sempat tanya ke teman sekelas tapi ternyata Sulaiha tidak masuk sekolah, disitulah keluarga curiga dan mulai mencarinya,” ujar Budiri ditemui diruang otopsi RSUD dr Mohammad Zyn Sampang, Rabu malam.

Upaya pencarian korban dilakukan. Keluarga juga melapor ke aparat desa mengenai hilangnya putri pasangan suami istri Saleh (49) dan Misrati (46).

Kata Budiri, saat pencarian tersebut pihak keluarga hanya menemukan motor korban di sebuah rumah kosong tak jauh dari Madrasah tempat korban menimba ilmu.

“Kita berulang kali mencoba telfon nomor hp nya ternyata juga tidak aktif,” jelasnya.

Sudah 9 hari berlalu korban tak kunjung ditemukan. Kakek dan Nenek yang tinggal serumah dengan korban semakin khawatir.

Tepat hari Rabu (27/1/2021), keluarga mendapat kabar ada penemuan mayat perempuan di dalam semak bukit gunung di Dusun Sumber Beringin, Desa Paopale Laok.

Budiri mengatakan, dari informasi penemuan itu ada kesamaan ciri-ciri korban dengan keponakannya yang hilang. Lantas dirinya memberanikan diri melihat penemuan mayat tersebut.

“Setelah dicek ternyata benar bahwa mayat itu Sulaiha, korban ditemukan sekitar 700 meter dari sekolahan madrasah,” katanya.

“Kondisinya telanjang dan pakaiannya ada di dekatnya, ada botol minuman teh dan bersoda di dekat korban,” imbuhnya.

Pihak keluarga mencurigai kematian korban tidak wajar sehingga dilakukan otopsi. Untuk itu, lanjut Budiri, pihaknya meminta kepolisian mengusut tuntas penyebab kematian Sulaiha.

Hingga kini polisi masih terus menyelidiki peristiwa tersebut. Sejumlah saksi dan pihak keluarga dimintai keterangan guna penyelidikan lebih lanjut.

“Untuk hasil otopsi masih belum keluar mas,” singkat KBO Reskrim Polres Sampang Ipda Syafriyanto dibalik pesan.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.