Bupati, Wabup, hingga Sekda Sumenep Tak Bisa Divaksin

Advertisement

Sumenep, (Media Madura) – Pejabat teras Pemkab Sumenep mulai Bupati A. Busyro Karim, Wakil Bupati Achmad Fauzi hingga Sekda Edy Rasyadi tidak bisa divaksin.

Tidak hanya itu, Ketua DPRD Sumenep Hamid Ali Munir dan Kajari Sumenep Djamaludin juga tidak bisa disuntik vaksin Sinovac karena beberapa alasan.

“Saya tidak boleh secara aturan, karena umur saya sudah 60 tahun. Kedua, saya pernah terkonfirmasi positif Covid-19 sehingga saya sudah punya kekebalan secara alami,” terang Bupati Sumenep, A. Busyro Karim, Kamis (28/1/2021).

Untuk Wakil Bupati dan Ketua DPRD Sumenep, lanjut Busyro, tidak bisa vaksin karena hasil skrining yang dilakukan menunjukkan adanya penyakit penyerta.

“K. Hamid (Ketua DPRD Sumenep) ini tidak bisa divaksin, kemarin diskrining karena memang punya penyakit jantung,” jelas Busyro.

Sementara Sekda Sumenep juga tidak bisa disuntik vaksin karena pernah positif Covid-19 dan Kajari Sumenep punya riwayat alergi obat.

“Jadi kalau seperti Kajari Sumenep untuk sementara tidak divaksin karena alergi obat, bukan berarti pas tidak divaksin ya,” tegas bupati dua periode ini.

Untuk diketahui, vaksin Covid-19 untuk Sumenep sudah mulai didistribusikan ke 30 Puskesmas. Bahkan, untuk di Sumenep sudah ada 13 orang yang disuntik vaksin pertama kali.

Reporter : Rosy
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.