Fauzi-Eva Belum Bisa Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wabup Sumenep Terpilih

Pasangan calon nomor urut 01 Achmad Fauzi - Dewi Khalifah menggelar konferensi pers di rumah pemenangan, Rabu (9/12/2020) malam. (Ryan/MM).
Advertisement

Sumenep, (Media Madura) – Pasangan calon nomor urut 01, Achmad Fauzi-Dewi Khalifah belum bisa ditetapkan sebagai bupati dan wakil bupati Sumenep terpilih.

Meski menang dalam rekapitulasi manual hasil pemungutan suara pada Pilkada 2020, KPU Sumenep belum dapat menetapkan keduanya sebagai calon terpilih.

Pasalnya, sampai saat ini KPU belum menerima Buku Register Perkara Konstitusi (BRPK) dari Mahkamah Konstitusi (MK) melalui KPU RI.

“Kami masih menunggu Buku Register Perkara Konstitusi itu. Kami terus berkoordinasi dengan KPU RI dan KPU RI yang komunikasi dengan MK,” terang Komisioner KPU Sumenep, Rahbini.

Menurutnya, MK akan memberikan BRPK kepada KPU yang menyelenggarakan Pilkada serentak di 9 Desember 2020 dan BRPK tersebut sebagai dasar hukum penetapan calon terpilih.

“Kalau sudah menerima BRPK itu, KPU Sumenep langsung akan melaksanakan tahapan berikutnya, salah satunya penetapan paslon itu. Jadi, untuk saat ini sifatnya kami hanya menunggu informasi dari KPU RI,” ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Pilkada Sumenep tanggal 9 Desember 2020 lalu, suara sah sebanyak 616.552 dan sebanyak 7.300 suara tidak sah.

Dari suara sah itu, pasangan calon nomor urut 01, Fauzi-Eva memperoleh 319.876 suara dan nomor urut 02, Fattah Jasin-Ali Fikri mendapatkan 296.676 suara atau paslon 01 lebih unggul 23.200 suara dibanding rivalnya, 02.

Reporter : Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.