Ratusan Motor Aset Dinas Pendidikan Sampang Diperiksa

Pemeriksaan kendaraan aset motor di halaman kantor Disdik Sampang, Senin (16/11/2020) siang. (Ryan/MM).

Sampang, (Media Madura) – Seluruh kendaraan aset Pemerintah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, satu persatu mulai diperiksa secara berkala baik kelengkapan surat kendaraan, pajak, mesin, hingga kondisi fisik kendaraan, Senin (16/11/2020).

Pemeriksaan awal dilakukan di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang. Disana ada 342 kendaraan motor plat merah diperiksa.

Pemeriksaan kendaraan tersebut dilakukan tim gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), Satpol PP, dan Samsat.

Kendaraan dinas yang kedapatan belum membayar pajak, pengguna aset motor langsung diarahkan untuk melunasi pajak. Apabila tidak membayar, kendaraan ditahan untuk sementara waktu.

Kepala Dishub Sampang Aji Waluyo, melalui Kabid Hubungan Darat Moh Chotibul Umam mengatakan, pemeriksaan tersebut untuk memastikan kembali keberadaan aset daerah dan kelayakan serta kepatuhan dalam membayar pajak kendaraan oleh pengguna.

“Hal ini sebagai upaya Pemkab Sampang dalam rangka merawat dan menjaga keutuhan inventaris negara yang ada pada Dinas atau OPD masing-masing,” ucap Chotibul Umam, Senin.

Pemeriksaan secara berkala akan dilakukan ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni kendaraan motor maupun kendaraan mobil. Dalam pemeriksaan tersebut diharapkan pengguna aset merawat dengan baik.

Menurut dia, perlu kesadaran dari pengguna aset bahwa kendaraan operasional itu dibelanjai menggunakan uang rakyat.

“Jadi harus dirawat dengan betul dan baik, pengguna juga bertanggung jawab atas kendaraan milik pemerintah,” katanya.

Kasubbag Umum Dinas Pendidikan Sampang Anton Dadang menyampaikan, aset kendaraan instansinya itu sebanyak 342 kendaraan motor. Meliputi, 251 unit sudah diperpanjang, 35 unit rusak berat dan akan dikembalikan, 37 unit tersebar di Korbid mengalami rusak berat dan akan dilakukan penarikan.

“37 unit rusak berat nanti kita tarik, sisanya yakni 13 unit dalam proses penol, 2 unit proser TGR, 1 unit STNK hilang dan 3 unit masih dibawa oleh pegawai yang sudah pindah kantor,” tutupnya.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.